Dr (HC) KH Afifuddin Muhajir. Foto: Ma'had Aly Situbondo
“Yaitu menyesali dosa yang sudah dilakukan,” katanya.
Ketiga, bertekad tidak akan kembali berbuat dosa.
“Keempat, melepaskan diri dari hak-hak adami,” jelasnya. Yang dimaksud hak adami adalah terkait dengan sesama manusia, bukan dengan Allah. Jadi dosa kepada manusia atau melanggr hak-hak orang lain.
“Ditambah istighfar,” kata Kiai Afifuddin Muhajir. Jadi, selain empat rukun di atas kita tambah lagi dengan memperbanyak membaca istighfar.
“Dengan demikian kita memasuki bulan Ramadan dengan kondisi bersih-putih,” kata Kiai Afif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




