Guru Besar Psikologi UGM Koentjoro bersama para dosen, alumni, dan mahasiswa UGM saat membacakan Petisi Bulaksumur pada Rabu (31/1/2024) di Balairung UGM di Yogayakarta. Foto: KumparanNews
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Petisi Bulaksumur bukan hanya populer, tapi juga menghebohkan. Petisi Bulaksumur dibaca oleh Guru Besar Psikologi UGM Koentjoro pada Rabu (31/1/2024) di Balairung UGM di Yogyakarta.
Petisi Bulaksumur ini tidak hanya menyebar, tapi juga menginspirasi dan menggelora di kampus-kampus negeri dan swasta di seluruh Indonesia.
BACA JUGA:
- Prabowo Undang Sejumlah Tokoh ke Istana, Bahas Isu Geopolitik
- Tinggal PSI, Ketum Parpol Rame-Rame Tinggalkan Gibran pada Pilpres 2029
- Roy Suryo dan Rismon Sianipar Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Polisi Ungkap Dua Klaster
- KPK Dianggap Tak Masuk Akal, Mahfud MD: Jika Mau Selidiki Dugaan Mark up Whoosh Tak Perlu Laporan
Para guru besar, dosen dan mahasiswa – bahkan juga para rektor – mengeluarkan sikap yang sama, mengeritik Presiden Jokowi dan para menterinya yang dianggap menyalahgunakan kekuasaaan untuk kepentingan keluarga dan golongan atau kelompoknya.
Mengingat petisi ini sangat penting dan masih banyak masyarakat yang belum tahu, maka BANGSAONLINE.com menurunkan secara utuh.
PETISI BULAKSUMUR
DENGAN BERKAT RAHMAT TUHAN YANG MAHA KUASA
Kami menyesalkan tindakan-tindakan menyimpang yang justru terjadi pada masa pemerintahan Presiden Jokowi yang juga merupakan bagian dari keluarga besar Universitas Gadjah Mada (UGM).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




