Saat melakukan pendakian medan yang terjal membutuhkan tenaga yang ekstra. Menggunakan trekking pole akan membantu membagi beban pada tubuh sehingga titik tumpu tidak hanya berada pada punggung dan kaki, namun juga di trekking pole yang kita gunakan. Hal ini akan membantu pendaki karena beban tidak berada pada satu titik.
3. Mengukur Kedalaman Lumpur, Air, dan Salju
Ketika berada di medan yang berlumpur, berair, atau bahkan bersalju, trekking pole bisa dimanfaatkan untuk mengukur kedalaman air atau lumpur di depan kita. Cara ini sangat membantu pendaki untuk mencari permukaan yang aman.

4. Mengusir Hewan Buas
Di gunung kita banyak menjumpai berbagai satwa liar seperti burung kicau, burung pemangsa, juga hewan buas seperti ular. Trekking pole bisa digunakan sebagai tongkat untuk mengusir ular yang berada di jalur pendakian sehingga tidak melukai kita atau pendaki lain.
5. Fondasi Bivak
Saat melakukan survival di alam bebas, trekking pole juga bisa digunakan sebagai fondasi untuk mendirikan bivak loh. Bahan yang diperlukan untuk membangun bivak cenderung lebih simpel dibanding dengan tenda.
Hanya dengan pasak, trekking pole, dan flysheet/jas hujan ponco, pendaki bisa membuat bivak untuk bermalam di gunung.
Caranya mudah, atur ketinggian trekking pole dan tancapkan pada tanah dengan kuat, kemudian bentangkan flysheet. Langkah terakhir, tancapkan pasak di bagian pinggir flysheet dengan kuat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




