Ilustrasi mendaki gunung.
Untuk mencegah hal ini, sebelum memasukkan seluruh peralatan ke dalam carrier, lapisi dahulu carrier dengan trashbag.
Langkah berikutnya masukkan matras melingkari carrier. Bungkus dengan plastik yang berbeda antara baju ganti, logistik, P3K, elektronik, dan peralatan lainnya. Langkah terakhir, pasang rain cover pada tas carrier.
3. Gunakan Sepatu Gunung, Bukan Sneakers, Apalagi Sandal
Sepatu gunung atau sepatu outdoor mempunyai sol yang berbeda dengan sepatu sneakers pada umumnya. Sol sepatu gunung memiliki grip yang kokoh sehingga memiliki daya cengkram yang kuat. Hal ini sangat membantu ketika mendaki di musim hujan yang membuat jalur pendakian menjadi licin.
4. Perhatikan Cuaca dan Aturan Setempat
Di gunung, cuaca seringkali tidak menentu. Maka penting untuk memperhatikan ramalan cuaca yang telah diberikan oleh pemerintah setempat seperti BMKG.
Patuhi juga aturan dari juru kunci atau pos pendaftaran di setiap gunung. Jika memang tidak diizinkan untuk mendaki, maka jangan memaksa. Karena mereka yang lebih memahami kondisi cuaca di gunung tersebut.
5. Tempat Membangun Tenda yang Tepat
Berhati-hatilah dalam mencari tempat untuk mendirikan tenda. Sebisa mungkin carilah tanah yang datar. Jika tidak memungkinkan, jangan cari tanah yang rendah atau tanah yang menjadi gerusan aliran air ketika hujan.
Setelah menemukan tempat membangun tenda yang tepat, jangan lupa untuk membuat parit air di sekitar tenda. Hal ini ditujukan agar air tidak menggerus tenda pendaki ketika terjadi banjir. (msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




