Penyerahan hadiah kepada pemenang lomba mini soccer yang digelar PCNU Kota Surabaya. Foto: M. SULTHON NEAGARA/ BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang digelar PCNU Kota Surabaya terus berlanjut. Setelah sebelumnya menggelar dialog kebangsaan di Unair dan Hotel Majapahit, PCNU Kota Surabaya mengadakan lomba mini soccer selama dua hari di Lapangan Galaxy Kebonsari, Sabtu-Ahad (14-15/10) kemarin.
Lomba mini soccer ini cukup istimewa karena dihadiri oleh Mochamad Nur Arifin, Bupati Trenggalek yang juga Sekretaris PW GP Ansor Jatim.
BACA JUGA:
- Apel Akbar HSN Amanatul Ummah Dihadiri Tiga Syaikh Mesir, Kiai Asep: Sejarawan Kiri Gelapkan Sejarah
- Bupati Pamekasan Ajak Santri Jadi Penggerak Peradaban di Upacara Hari Santri 2025
- Besok Pagi, PP Amanatul Ummah Apel Akbar Hari Santri, Ini Kata Menteri Desa dan PDT RI
- ASN di Sumenep Wajib Kenakan Busana Khusus Selama 3 Hari saat Peringati Hari Santri Nasional 2025
“Saya senang dengan diadakannya hari santri, selamat hari santri,” ucap bupati yang karib disapa Gus Ipin tersebut saat mengikuti mini soccer, Ahad (15/10).
Andri Irawan, Ketua Panitia Pelaksanaan Hari Santri Nasional PCNU Kota Surabaya Tahun 2023, mengatakan rangkaian kegiatan untuk menyambut HSN masih sangat banyak.
Pada tanggal 16-19 Oktober mendatang pihaknya bakal mengadakan pasar murah bertempat di beberapa MWC NU (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama). Antara lain di MWC NU Gubeng, Wonokromo, Bubutan, Pakal, dan Semampir.
Kemudian dilanjut dengan lomba layang-layang NU di Pakuwon pada tanggal 21 hingga 22 Oktober. Sedangkan di tingkat provinsi akan diadakan jalan sehat pada tanggal 21 Oktober 2023 di Gedung Grahadi yang akan diikuti 50.000 peserta.
Ia mengatakan tujuan digelarnya beragam kegiatan menyambut HSN adalah untuk mengenang peran santri dalam memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia.
“Kalau tidak ada Fatwa Resolusi Jihad dari Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari, tidak akan ada perang 10 November. Korbannya banyak dari kalangan santri,” ucap Tahong, sapaan Andri Irawan.
Ia menambahkan, puncak dari kegiatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober nanti, PBNU akan melaksanakan upacara di Tugu Pahlawan yang akan dihadiri oleh Presiden Jokowi sebagai inspektur upacara. (msn/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




