Plt. Bidang PAIS Kanwil Kemenag Jatim, Najib Kusnanto saat memberikan arahan kepada Guru PAI dam TBTQ UMII dalam evaluasi program di Gedung PLHUT kemenag setempat, Jumat (6/10/2023).
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jawa Timur meminta kepada Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terutama di Kabupaten Tuban, agar bersikap profesional dan memiliki kompetensi yang mumpuni.
Hal itu, ditegaskan oleh Plt. Bidang PAIS Kanwil Kemenag Jatim, Najib Kusnanto disaat memberikan arahan kepada Guru PAI dan TBTQ UMII dalam evaluasi program di Gedung PLHUT kemenag setempat, Jumat (6/10/2023).
BACA JUGA:
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
- Berawal dari Facebook, Pasangan Paruh Baya ini Resmi Menikah di Nikah Massal Tuban
"Guru PAI maupun Guru Tuntas Baca Tulis Al Quran (TBTQ) harus profesional dan memiliki kompetensi," kata Najib sapaan akrabnya.
Ia mengatakan, guru harus profesional artinya mampu melatih mental peserta didik menjadi terpuji dan mulia.
Selain itu, mampu menanamkan serta menumbuhkan keimanan yang kuat dan betul dalam diri peserta didik.
Disisi lain, Guru PAI harus mempunyai kompetensi, baik kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, profesional hingga kepemimpinan.
"Semua ini tentu sudah Peraturan Menteri Agama Nomor 16 tahun 2010 tentang Pengelolaan Pendidikan Agama pada sekolah Bab VI pasal 16," bebernya.
Menurutnya, dalam menerapkan baca tulis Al Qur'an di sekolah guru agama harus menganalisa per item.
Bisa kurikulumnya maupun kemampuan menulisnya, bahkan tak lupa per kelas juga ada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Namun, semua itu perlu adanya dukungan dari Kepala Sekolah.
"Kepala Sekolah harus bisa dan siap memberikan jaminan, dan yang paling penting bahwa urusan agama itu tentang rasa, bagaimana membuat anak bisa merasakan agama," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Ahmad Munir mengapresiasi terkait arahan dari Kanwil Kemenag Jatim.
Ia berharap, Guru PAI di Kabupaten Tuban bisa membekali para siswa dengan kemampuan baca tulis Al Qur’an yang memadai.
"Dari giat ini ada 20 orang yang diundang oleh Kemenag Tuban, yakni dari beberapa SD di Kabupaten Tuban yang mewakili unsur pengurus KKG, GPAI Pelatih Daerah, GPAU SLB, TBTQ UMMI dan perwakilan GPAI sendiri," pungkasnya. (wan/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




