Lokasi pengeroyokan kuli panggul yang dituding meremas payudara di Pasar UKA Benowo, Surabaya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Seorang Kuli Pasar UKA Benowo, Arifin alias Ipin, warga Jalan Kedundung, Surabaya, meninggal dunia usai dikeroyok.
Diketahui, kejadian pengeroyokan tersebut pada Kamis (17/8/2023) sekitar pukul 10.00 WIB, di sekitar gang besar Pasar UKA, Blok A.
BACA JUGA:
- Aksi Jambret di Surabaya Digagalkan Warga, Pelaku Ditangkap
- Ruang Arsip Gedung Penyidik Polres Pelabuhan Tanjung Perak Terbakar, Apa Penyebabnya?
- Terungkap! Diduga Gelapkan Uang Pinjol Jadi Motif Penusukan Satpam di Graha DST Surabaya
- Ngaku Tak Tahan Nafsu, Pria di Surabaya Tega Setubuhi Putri Kandung yang Berusia 17 Tahun Sejak 2025
Aksi pengeroyokan tersebut, bermula adanya kesalahpahaman antara Arifin dengan Istri Wawan, yang merupakan penjual jajan Kucur di Pasar UKA.
Arifin dituduh memeras payudara Istri Wawan, sehingga membuat Wawan, yang merupakan penjaga parkir di MIXUI depan Pasar UKA, bersama pedagang pasar lainnya, melakukan pengeroyokan terhadap Arifin.
Salah satu saksi, Yanto (48) yang memiliki lapak potong rambut di sekitar Pasar UKA Blok E mengatakan, korban dipukuli dari lorong pasar gang besar dan lari hingga menuju Kendong, Benowo.
“Saya tahunya korban telah dipukuli dari lorong pasar gang besar dan lari tetap dikejar hingga ke jalan besar Jl. Kendong, Benowo. Sepengetahuan saya saat itu korban atau Arifin masih bernyawa tapi katanya tadi pagi sudah meninggal,” ujar Yanto, Jumat (18/8/2023).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




