Maksimalkan TPST, Volume Sampah TPA Jabon Sidoarjo Turun 60 Ton per Hari

Maksimalkan TPST, Volume Sampah TPA Jabon Sidoarjo Turun 60 Ton per Hari Bupati Muhdlor didampingi Kepala DLHK Bahrul Amig saat sidak TPA Jabon akhir 2021 lalu. Foto: Ist

Sehingga, limbah makanan ini perlu dimanfaatkan atau dikelola kembali seperti untuk pupuk kompos dan pakan ternak.

Dijelaskannya, untuk mengurangi sampah di TPA, pihaknya melakukan berbagai upaya. Pertama mengolah sampah kuliner untuk dijadikan pakan ternak atau kompos. Sedangkan untuk sampah anorganik dimanfaatkan menjadi biomassa atau RDF.

"Dalam sehari mampu mengelola 30 ton dan dalam satu bulan mampu mencapai 150 ton. Dan yang terakhir adalah pengurangan sampah ini dari pemulung sebesar 150 ton per bulan jika tiap hari mampu mengurangi rata-rata lima ton," jlentrehnya.

Upaya pengurangan volume sampah tersebut juga dapat memperpanjang usia teknis . Yang mana sebesar 600 ton sampah yang masuk tiap harinya, jika tidak segera ditangani maka diperkirakan hanya bertahan selama lima tahun saja.

Sementara itu, M Bahrul Amiq selaku Kepala DLHK menambahkan, kesuksesan pengurangan volume sampah ini yaitu dengan memaksimalkan pemanfaatan sampah di TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu) yang ada di tiap kecamatan.

Saat ini jumlah TPST yang tersebar di desa-desa mencapai 170 TPST.

"Pemaksimalan yang kami lakukan adalah pemilahan sampah, pengomposan, dan pemanfaatan sampah menjadi maggot (sumber kompos yang tidak berbau)," tandas mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) ini. (sta/git)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Kecelakaan Karambol di Medaeng Sidoarjo, Truk Tabrak Tiga Mobil Hingga Terguling':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO