Sikapi Banyaknya WNI Produktif Berpindah Kewarganegaraan, Imigrasi Keluarkan Strategi Global Talent

Sikapi Banyaknya WNI Produktif Berpindah Kewarganegaraan, Imigrasi Keluarkan Strategi Global Talent Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim.

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Data menunjukkan adanya tren yang ber, misalnya menjadi WN Singapura. Berdasarkan data yang dimiliki, antara tahun 2019-2022 terdapat sebanyak 3.912 menjadi WN Singapura, atau sekitar 1.000 orang per tahunnya.

yang ber menjadi WN Singapura tersebut berada dalam kelompok usia produktif, usia 25-35 tahun,” ujar , Silmy Karim, Senin (10/07/2023) lalu.

“Saya kira sah-sah saja bagi yang demi taraf hidup yang lebih baik, selama dilakukan secara legal. Mereka yang pindah ini usia-usia produktif, potensial. Kita berharap kebijakan menarik minat talenta terbaik dunia supaya datang dan berkontribusi di Indonesia,” tutur Silmy.

merupakan salah satu klasifikasi dari yang diberikan kepada warga negara asing () dengan keahlian atau keterampilan yang mumpuni di bidangnya untuk berkontribusi terhadap perekonomian dan pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.

Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong kemajuan negara dalam aspek ekonomi dan teknologi melalui SDM (sumber daya manusia) berkualitas dari mancanegara.

Kriteria dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh agar dapat diberikan  antara lain:

1. Lulusan dari 100 universitas terbaik dunia dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,5 yang dibuktikan dengan ijazah; atau

Sumber: Humas Direktorat Jenderal Imigrasi

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO