Ilustrasi KRL Commuterline Jabodetabek (dok. PMJ News)
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pemerintah batal mengimpor Kerete Rel Listrik (KRL) dari Jepang untuk peremajaan armada PT KAI Commuterline.
Hal ini disampaikan Luhut usai melakukan rapat dengan para pemangku kepentingan terkait impor KRL bekas dari Jepang.
BACA JUGA:
- Stasiun Kediri Layani 8.770 Pelanggan saat Libur Panjang Pertengahan Mei 2026
- Pasar Senen Jadi Stasiun Tersibuk saat Libur Panjang Pertengahan Mei 2026
- KAI Daop 7 Lakukan Normalisasi Perlintasan Sebidang di Blitar Demi Keselamatan
- Long Weekend Kenaikan Isa Almasih, KAI Daop 4 Semarang Tambah Perjalanan KA
"Tidak ada impor (KRL bekas dari Jepang)," tegasnya kepada wartawan diStasiun Halim, Jakarta, Kamis (22/6).
Menurutnya, jika impor KRL bekas dilakukan maka akan melanggar aturan dari tiga instansi berbeda.
"Kami sudah merapatkan mengenai krl, kita tidak akan mengimpor barang bekas karena itu melanggar aturan 1. Perpres, 2. (Kementerian) Perindustrian, 3. Kementerian Perhubungan," ungkapnya.
Luhut memastikan, armada KRL saat ini masih dapat mencukupi kebutuhan masyarakat meski tanpa impor KRL bekas.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




