Agus Mujiono saat mendampingi tim pelayanan kesehatan hewan memeriksa salah satu hewan kurban. Foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Jelang Idul Adha, Pemkab Kediri melalui dinas ketahanan pangan dan peternakan (DKPP) menurunkan tim pelayanan kesehatan hewan kurban. Kegiatan tersebut menyasar sejumlah pasar hewan dan tempat penjualan milik masyarakat di Kabupaten Kediri.
Salah satu tempat perdagangan hewan (sapi dan kambing) yang dikunjungi Tim Kesehatan Hewan DKPP Kabupaten Kediri adalah tempat penjualan sekaligus peternakan milik Agus Mujiono di Dusun Joho, Desa Sumberejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.
BACA JUGA:
- PDIP Kabupaten Kediri Gelar Baksos di CFD SLG, Ratusan Warga Manfaatkan Layanan Gratis
- Didampingi Walkot Vinanda, Menteri PPPA Apresiasi KWT Flamboyan Kota Kediri
- Haul Bung Karno, PDIP Kabupaten Kediri Ajak Gen Z dan Ojol Teladani Semangat Perjuangan
- Munas-Konbes NU 2026 Dibuka Malam ini di Kediri, Gus Ipul: Insyallah Presiden Hadir di Penutupan
Yhuni Ismhawati, Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, DKPP Kabupaten Kediri, mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, tidak ditemukan satu pun hewan ternak milik Agus Mujiono yang terindikasi penyakit mulut dan kuku (PMK).
Menurut Yhuni, pihaknya melakukan pemeriksaan hewan ternak ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan menjelang Hari Raya Kurban atau Idul Adha 2023 ini.
"Jadi, sebelum hewan sapi atau kambing disembelih untuk kurban, maka kami ingin memastikan bahwa hewan-hewan tersebut dalam kondisi sehat dan layak untuk kurban," kata Yhuni, Senin (19/6/2023).
Setelah melakukan pemeriksaan hewan di peternakan milik Agus Mujiono, tim akan melanjutkan pemeriksaan hewan di sekitar wilayah Ngasem dan daerah lainnya.
"Sebelumnya, kami juga sudah melakukan pemeriksaan hewan di sejumlah pasar hewan seperti Pasar Hewan Pare, Ngadiluwih, dan Grogol," imbuh dia.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




