Bakesbangpol Kota Madiun saat menggelar rapat koordinasi dengan petugas.
KOTA MADIUN, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka menyambut Bulan Muharram tahun ini, Pemkot Madiun berkeinginan agar kejadian-kejadian yang memilukan pada tahun-tahun sebelumnya tidak terulang kembali. Dengan demikian, pengamanan ekstra pun disiapkan.
Pemkot Madiun melalui badan kesatuan bangsa dan politik (Bakesbangpol) menggelar rapat koordinasi (Rakor) dalam mengatur strategi untuk menyambut datangnya bulan Muharram, Sabtu (10/6/2023) malam.
BACA JUGA:
- Semarakkan Acara Babe, Disdagkopum Madiun Gelar Sembako Murah dan Bazar UMKM di Desa Bodag
- Kontraktor Keluhkan Pembayaran Proyek PT INKA Madiun Belum Lunas, Tersisa Rp100 Juta
- 513 Rumah Warga Madiun Dapat Sambungan Listrik Gratis dari Program BPBL Seruni KMP Bidang IV
- Autodebit JKN Jadi Solusi Praktis Jaga Kepesertaan Tetap Aktif
"Kita mengumpulkan teman-teman Intel dari dinas terkait semuanya, kita coba rancang untuk menjelang bulan Muharram. Bagaimana supaya Kota Madiun bisa aman, kondusif tidak terjadi apa-apa," kata Kepala Bakesbangpol Kota Madiun, Tjatoer Wahjoedianto kepada BANGSAONLINE.com.
Pihaknya khawatir masyarakat dari luar Kota Madiun yang berkonvoi dan menggunakan sepeda motor dengan knalpot brong. Sehingga, membutuhkan adanya saran masukan dalam mengamankan Kota Pendekar.
"Yang kita khawatirkan itu adanya konvoi-konvoi dari luar kota, tadi juga ada saran masukan berkaitan dengan knalpot brong. Sehingga kita akan mencoba untuk menindaklanjuti," imbuhnya.
Hal tersebut perlu adanya tindak lanjut yang jelas dan tegas, sehingga keputusan kali ini bisa segera dilaporkan kepada pemimpin daerah.
"Kita akan lakukan penindakan kepada pengguna knalpot brong dan menghimbau kepada para penjual untuk tidak menjual knalpot brong. Dan hasil dari rapat ini nanti kita laporkan ke bapak wali," pungkasnya. (dro/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




