Suasana pemakaman korban di Desa Sumberagung Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Foto: Ist.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Melalui dinas sosial, Pemkab Kediri memberikan trauma healing bagi keluarga korban kakak-beradik yang hanyut di aliran selokan, Jalan Kapten Tendean, Kota Kediri. Dalam melakukan pendampingan, dinas sosial menggandeng psikolog klinis dari IAIN Kediri.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kediri Dyah Saktiana, mengatakan pihaknya mendapat tugas dari Bupati Kediri untuk memberikan pendampingan bagi keluarga korban hanyut.
BACA JUGA:
- Ini Bantahan Dandim 0809 Kediri soal Viralnya Video Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih
- Halaqah Keuangan Haji Kediri: Strategi BPKH Optimalkan Dana Jemaah dan Solusi Pangkas Antrean
- Wali Kota Kediri Berangkatkan 1.100 Pekerja Hadiri Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
- Operasi 'Jumat Gaul' di Kabupaten Kediri, Empat Pelanggar Lalin dan Kerumunan Pemuda Ditertibkan
"Kami dari dinas sosial ditugasi Mas Bupati Dhito untuk memberikan pendampingan bagi keluarga," kata Dyah Saktiana kepada wartawan di rumah duka, Jumat (31/3/2023).
Keluarga yang mendapatkan pendampingan yakni kedua orang tua korban, Hendri Supriyono (46), Sulastri (42), serta Junita Dwi Endriana Kusuma Ningrum yang merupakan kakak kedua korban.
"Mudah-mudahan pertemuan hari ini bisa memberikan semacam terapi terutama untuk ibu korban. Mudah-mudahan lebih baik kondisinya dan lebih bisa menerima kenyataan," tutur Dyah Saktiana.
Dyah Saktiana yang juga merangkap sebagai Sekretaris Dinas Sosial tersebut mengungkapkan pendampingan akan diberikan sampai tuntas sebagaimana permintaan bupati.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




