Prosesi pelantikan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto 2022-2026. Foto: ROCHMAT SAIFUL ARIS/BANGSAONLINE
Soal program Ansor ke depan, ia akan menjalin kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya dengan Polres Mojokerto untuk memberikan pelatihan kepada anggota Banser.
“Di banser ada Balantas (Banser Lalu LIntas), nanti dilatih oleh Kasatlantas di Polres Mojokerto. Pelatihan baris-berbaris dan seterusnya, pak kapolres (sudah) ngobrol dengan kita. Nanti kita kolaborasi,” tuturnya.
Selain kolaborasi dengan berbagai pihak, Gus Barra akan terus menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) maupun Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) untuk mencetak generasi Ansor di Kabupaten Mojokerto.
“Kita berhaap anggota Ansor Kabupaten Mojokerto semakin hari semakin bertambah, dan tidak hanya bertambah tapi terdata, jadi kita tahu berapa jumlah anggota kita,” ucapnya.
Mendekati tahun politik, pihaknya akan berada pada posisi netral, menjadi pengayom kepada semua mansyarakat, dan ansor selalu ada di depan ketika terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Kabupaten Mojokerto termasuk salah satu kabupaten yang pergerakan radikalisme cukup cepat. Untuk pemuda Ansor Mojokerto, khususnya di utara sungai (agar) terus masif gerakannya memberikan pemahaman-pemahaman keagamaan yang moderat,” pungkasnya. (ris/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




