Rapat Komisi IV dengan OPD terkait membahas percepatan ODF.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang masih belum memiliki jamban sehat masih cukup tinggi. Dari 22 kecamatan di Kabupaten Pasuruan, baru 2 kecamatan yang telah dinyatakan open defecation free (ODF) atau bebas buang air besar (BAB) sembarangan. Yakni Kecamatan Tosari dan Kecamatan Tutur.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Sobih Asrori, saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com usai rapat kerja dengan balitbangda dan dinas kesehatan, menjelaskan untuk mempercepat pengurangan desa-desa yang belum ODF, harus ada kolaborasi antara dewan dan pemkab.
BACA JUGA:
- 2 Hari Tak Keluar Rumah, Pria di Pasuruan ini Ditemukan Tewas
- Aliansi Poros Tengah Wadul ke DPRD Kabupaten Pasuruan, Tanah Diduga Diserobot Akses Tambang
- PDI Perjuangan Kota Pasuruan Targetkan 6 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
- Dugaan Kejanggalan Pengadaan Ambulans Desa Tamansari Pasuruan, Selisih Rp195 Juta Disorot LSM
"Hari ini kita mengundang dinas kesehatan, balitbangda, untuk mengatahui kondisi Kabupaten Pasuruan mana saja desa yang ODF dan yang belum ODF. Karena ODF ini terintegrasi pengurangan stunting," jelasnya politikus PKB ini, Selasa (1/3/2023).

Menurutnya, anggota komisi IV juga memberikan masukan agar program strategis yang telah dicanangkan bisa maksimal. "Pemerintah ngalor (utara), awak-awakan ngidul (kita mengusulkan ke selatan), kan gak pantas," sindirnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan dr. Ani Latifah enggan memberikan komentar soal masih tingginya warga Kabupaten Pasuruan yang belum memiliki jamban.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




