Kepala Diskominfo Kota Mojokerto, Santi Ratnaning Tias, saat menerima cendera mata dari Kepala Diskominfo Kota Kediri, Apip Permana. Foto: Ist
Ia juga mengatakan bahwa Pemkot Kediri terbuka untuk berbagai informasi terkait dengan program kepada pihak manapun, termasuk Pemerintah Kota Mojokerto.
Terkait dengan mengatasi permasalahan warga agar bisa diambil keputusan cepat oleh pemerintah daerah, Kota Kediri membuat sebuah aplikasi sarana pengaduan yang bernama suara warga (SURGA).
"Sejak diluncurkan layanan pengaduan 'SURGA' - Suara Warga pada tahun 2014 lalu, aplikasi tersebut menjadikan OPD-OPD di Pemerintah Kota Kediri lebih responsif. Sehingga aduan atau keluhan dari warga dapat segera tertangani dengan efektif dan efisien,"terang Apip.
Selain itu, lanjut Apip, pihaknya juga menerangkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah juga kian meningkat. Jika terjadi apapun, warga akan melapor kepada Pemerintah Kota Kediri, melalui berbagai kanal pengaduan yang disediakan baik melalui SURGA, media sosial, bahkan call center Whatsapp.
Meski demikian, Apip juga menegaskan bahwa apa yang sudah dibuat dan dikerjakan oleh Pemkot Kediri hingga mendapatkan apresiasi ini dulu juga banyak trial and error.
"Dulu juga banyak pihak yang kami ajak diskusi dan alhamdullillah sekarang bisa memberikan manfaat bagi perkembangan Kota Kediri,"tandasnya.
"Kami rasa juga program Pemkot Kediri dan Pemkot Mojokerto hampir sama, disini ada SURGA disana ada CURHAT NING ITA. Kami harap sinergi kita dan diskusi kita ini dapat memberikan kebermanfaatkan kepada kita semuanya,"pungkas Apip.
Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan saling tukar cinderamata mata antara Pemkot Kediri dan Pemkot Mojokerto.(uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




