Kantor Kejaksaan Negeri Gresik di Jalan Permata, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas. Foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
Ia mengaku dapat surat perintah kerja (SPK) untuk penyedia barang pesanan KUM di sejumlah kecamatan. Antara lain di Kecamatan Bungah dan Gresik.
"Barang-barang pesanan KUM yang saya tangani sudah terkirim semua. Saya kirim sesuai dengan SPK yang saya dapat dari diskop," terang Ryan.
Sementara itu, Anggota Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Gresik, Mega Bagus Saputro, membantah adanya potongan bantuan hibah KUM untuk anggota dewan.
"Tak ada potong memotong, Mas. Kan berupa barang, bukan uang. Gimana motongnya? Saya tegaskan tak ada potongan," kata Bagus saat dikonfirnasi BANGSAONLINE.com.
Ia sendri mengusulkan hibah untuk 60 KUM di daerah pemilihannya agar mendapatkan hibah, yakni Gresik dan Kebomas. Dari 60 KUM itu, bergerak dalam sejumlah usaha.
"Ada yang untuk usaha tambal ban, ada yang jual bakso, nasi goreng, gorengan, dan lainnya," bebernya.
Menurut Bagus, hibah KUM itu rata-rata diberikan kepada konstituennya. Tujuannya, untuk mendongkrak perolehan suara.
"Hibah ini kan untuk cari dukungan suara untuk pemilu 2024," akuinya. (hud/git)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




