Anak-anak saat mengikuti kegiatan fun meeting and learning di Taman Brantas, Kota Kediri. Foto: Ist
Sementara itu, DP3AP2KB Kota Kediri sangat merespons positif upaya yang dilakukan oleh Kelurahan Jagalan bersama dengan Satgas PPA se-Kecamatan Kota ini.
“Eksistensi satgas PPA di masing-masing wilayah kelurahan ini sangat esensial sekali. Mereka adalah garda terdepan di masyarakat berkaitan dengan perlindungan perlindungan perempuan dan anak,” urai Kepala DP3AP2KB Kota Kediri, Sumedi.
Menurut dia, kegiatan semacam ini dirasa sangat positif untuk membangun keterikatan antara anak-anak, Pemkot Kediri, Satgas PPA dan unsur terkait. Sehingga kedepan jika ditemui permasalahan yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak mereka tindak sungkan untuk melaporkan, dengan demikian permasalahan dapat segera teratasi.
Sumedi juga mengatakan bahwa saat ini, pihaknya menargetkan level kota layak anak bagi Kota Kediri naik tingkatan dari madya menjadi nindya. “Skor kita ada di 620, kurang 80 poin lagi kita mencapai predikat Nindya, jadi akan kita terus berupaya untuk mencapai target tersebut,"ungkap Sumedi.
Kegiatan ini sekaligus bertepatan dengan pertemuan rutin satgas PPA se-Kecamatan Kota (17 kelurahan). Di mana di masing-masing kelurahan terdapat 4 orang satgas PPA. Di samping itu tampak juga unsur Karang Taruna yang juga turut andil dalam kegiatan yang dihadiri oleh Camat Kota Kediri, Arief Cholisudin. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




