Rabu, 05 Agustus 2020 15:23

Bus Jombang-Tuban angkut Penumpang Lebihi Ketentuan, Dishub Diminta Tegas

Senin, 18 Mei 2015 01:55 WIB
Bus Jombang-Tuban angkut Penumpang Lebihi Ketentuan, Dishub Diminta Tegas
Suasana di dalam bus yang penuh dan sesak hingga nyaris tak bisa bergerak. foto: suwandi/BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Demi meraih keuntungan yang besar, sopir dan kondektur bus jurusan Tuban menuju ke Jombang ataupun sebaliknya nekat mengakut penumpang melebihi ketentuan. Padahal, bila merujuk pada aturan yang berlaku, penumpang bus harus sesuai dengan jumlah kursi yang ada. Namun, realitanya kondisi tersebut berbanding terbalik.

Pantauan wartawan BANGSAONLINE.com, ketika menaiki Bus PO. Widji, Minggu (17/5) dari Tuban menuju ke Jombang, tampak sang sopir terus menaikkan penumpang sehingga akhirnya membuat para penumpang banyak yang berdiri. Bahkan, sempat berdesakan hingga nyarus tak bisa bergerak seperti sedang mengangkut sapi. Para penumpang pun banyak yang mengeluh kesah dan marah-marah akibat ulah sopir yang selalu memaksa penumpang menaiki busnya.

“Wah ini sopir gimana toh, sudah penuh kok tetap diangkut saja,” keluh Sudarji (27) penumpang asal Lamongan.

Dikatakannya, naik bus pada kondisi tersebut seperti naik angkutan hewan ternak yang berdesakan. Padahal seharusnya tidak boleh mengangkut penumpang yang melebihi kapasitas jumlah kursi yang ada. Selain itu kondisi bus juga banyak yang keropos. Bahkan, bus tersebut tidak di lengkapi dengan nomor pengaduan untuk pelanggan yang berbandrol dishubkominfo seperti pada umumnya.

“Punya niatan ingin melaporkan kepada pihak terkait, akan tetapi tidak tahu caranya. Kalau perjalanan ya lancar saja karena pos polisi yang dilintasinya pun tidak memberi peringatan pada sopir bus,” tambahnya

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Tuban, Paraith ketika dikonfirmasi melalui telpon selulernya mengenai kejaidan tersebut tidak ada jawaban. Sejak berita ini diturunkan belum juga ada jawaban dari dishub Tuban. (wan/rvl)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...