Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kepala DCKPKP Ida Lailatussa'diyah saat bimtek satgas drainase di Kota Batu. Foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah mengerahkan satuan tugas (satgas) drainase untuk menangani saluran pembuangan air di Kota Gresik agar normal dan tak meluap.
Sejauh ini, upaya satgas drainase telah membuahkan hasil. Untuk itu, bupati dan wabup mengapresiasi kinerja mereka. Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan di depan 120 anggota satgas drainase dan satgas pompa air dalam bimbingan teknis (bimtek) keselamatan kerja dalam pengendalian banjir perkotaan di Kota Batu, Jumat-Sabtu (18-19/11/2022) kemarin.
BACA JUGA:
- Usai Tragedi Santri Gantung Diri, Pemkab Gresik Dampingi Psikologis Anak di Ponpes Al-Amin
- Deklarasi SPMB 2026, Bupati Gresik Tegaskan Tolak Titipan dan Pungli
- Isi Kekosongan Kabag Prokopim dan Umum, Bupati Gresik Tunjuk Plt
- Sekda Gresik Serahkan SK Pensiun Kadis Pertanian, Kenaikan Pangkat dan Tugas Belajar ASN
"Apresiasi saya sampaikan atas totalitas kinerja satgas dalam mengendalikan banjir serta menjaga kebersihan sungai dan gorong-gorong dari sampah yang dibuang oleh warga setempat," ucap bupati didampingi wabup.
Bupati Yani mengaku bangga terhadap kinerja satgas drainase dan pompa air. Menurutnya, keberhasilan mengatasi banjir di Kabupaten Gresik merupakan andil mereka yang berjibaku memastikan saluran air lancar.
Menurutnya, saat ini proses pengendalian banjir di Kabupaten Gresik telah dilakukan. Mulai dari pembersihan sungai hingga normalisasi Kali Lamong. Ia mengakui, masih banyak warga yang merasa hal tersebut belum maksimal dan sia-sia.
Yani pun menyadari upaya penanganan banjir yang dilakukan Pemkab Gresik tidak bisa langsung menyenangkan semua orang.
"Tapi kita harus terus berproses, sehingga perlahan tapi pasti banjir di Gresik bisa dikendalikan. Karena sejatinya kita tidak bisa menghentikan banjir, tapi kita bisa mengendalikannya," tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




