Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, saat menyerahkan gunungan sebagai tanda dimulainya pagelaran wayang kulit.
KOTA MADIUN, BANGSAONLINE.com - Pemprov Jatim menggelar wayang kulit dengan lakon 'Banjaran Gondomono Sang Prawira Yudho' di halaman Bakorwil I Madiun, Selasa (15/11/2022) malam. Kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati HUT ke-77 provinsi dan Hari Pahlawan.
Bukan hanya pagelaran wayang kulit saja, di sana juga diadakan Deklarasi Jatim Bersih Narkoba (Bersinar) dan Launching Perda Jatim tentang Fasilitasi Pencegahan Narkoba. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, hadir dalam agenda tersebut dan mengajak masyarakat untuk berjuang melawan narkoba.
BACA JUGA:
- Semarakkan Acara Babe, Disdagkopum Madiun Gelar Sembako Murah dan Bazar UMKM di Desa Bodag
- Pemprov dan DPRD Jatim Setujui 2 Raperda Strategis
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Kontraktor Keluhkan Pembayaran Proyek PT INKA Madiun Belum Lunas, Tersisa Rp100 Juta
“Jadi kita benar-benar ingin memerangi Narkoba dan malam ini kita sudah berdeklarasi untuk memerangi, menolak, bahkan memburu hal-hal yang menyebabkan dan menyebarkan Narkoba,” ujarnya.
Ia menyebut, Kanwil Kemenkumham Jatim mencatat 80 persen penghuni rutan di Jawa Timur adalah tahanan kasus Narkoba. Pada 2021, kata Emil, Jawa Timur peringkat kedua pengungkapan kasus Narkoba terbesar di Indonesia,
"Ini memprihatinkan, tapi harus tepuk tangan untuk kinerja dari aparat dalam mengungkap kasus narkoba. Total 5.931 kasus berhasil diungkap dan bahkan sejak Januari-Agustus Polda dan BNNP Jatim sudah mengungkap 4.712 kasus," tuturnya.
"Ini kerja keras yang luar biasa dari aparat penegak hukum. Untuk menciptakan Jawa timur bisa bersinar adalah tanggung jawab semua elemen masyarakat," imbuhnya. (dro/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




