KPU Jatim saat menggelar sosialisasi dan pendidikan pemilih yang diikuti puluhan kader organisasi perempuan di Magetan. Foto: Ist
MAGETAN, BANGSAONLINE.com - KPU Jatim kembali menggelar sosialisasi dan pendidikan pemilih dalam rangka menyukseskan Pemilu 2024. Kali ini, penyelenggara pesta demokrasi itu mengadakan agenda tersebut bersama 50 pemilih perempuan di Magetan.
Komisioner KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro, mendorong para perempuan untuk terlibat aktif dalam setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu 2024. Menurut dia, peran perempuan menjadi modal besar suksesnya agenda 5 tahunan ini.
BACA JUGA:
- Harga Telur Anjlok, Peternak Ayam di Magetan Berharap Bantuan Pemerintah
- Pemilu 2029: KPU Mulai Bentuk Dapil Khusus di IKN
- Motor dan Sandal Ditemukan Terparkir di Jembatan Ngujur Magetan, Pemilik Masih Dicari
- Mudahkan Akses Masuk Kota, Dishub Magetan Mulai Uji Coba Perubahan Arus Lalu Lintas pada 13 April
“Perempuan harus mengambil peran, karena jumlah pemilih perempuan lebih banyak dibanding laki-laki,” ujarnya, Rabu (26/10/2022).
Puluhan wanita yang hadir merupakan bagian dari Muslimat Nahdlatul Ulama, Fatayat NU, Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Korps PMII Putri, dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama di tingkat kabupaten.
Selain jumlah pemilih yang tinggi, berdasarkan data yang dimiliki KPU Jatim menyebut tingkat partisipasi perempuan pada dua kali pemilu terakhir mengalami peningkatan. Termasuk di Pemilu 2019, yang mana partisipasi perempuan sebesar 84 persen selisih 4 persen dari laki-laki sebesar 80 persen.
Mengenai tingkat pendidikan, Gogot tidak sepakat adanya anggapan bahwa tingkat pendidikan perempuan lebih rendah dibanding laki-laki. Ia mengungkapkan, ada 76.804 perempuan sedang menempuh jenjang S1, sedangkan laki-laki sebanyak 61.861.
"Artinya, tingkat pendidikan perempuan kompetitif dengan laki-laki,” kata Gogot.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




