Bupati Jember Hendy Siswanto (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan usai menghadiri workshop digitalisasi sistem keuangan pondok pesantren.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Pemkab Jember bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) menawarkan sistem keuangan digital kepada pondok pesantren. Sebagai langkah awal, PT BSI Region Surabaya menggelar workshop digitalisasi sistem keuangan pondok pesantren di Aula PB Sudirman, Jember, Sabtu (8/10/2022) kemarin.
Sefudin Suria Hidayat, Funding and Transaction Business Deputy BSI Region Surabaya, menjelaskan layanan keuangan digital yang bisa dimanfaatkan pondok pesantren, yaitu BSI school platform.
BACA JUGA:
- Kiriman Kursi Roda Tahap 2 dari BSI Tiba di Jeddah, Siap Layani Jemaah Lansia saat Armuzna
- Dukung Program Haji Ramah Lansia-Disabilitas, BSI Kirim Bantuan 300 Kursi Roda Tahap Awal di Jeddah
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
Menurutnya, layanan tersebut bisa digunakan untuk membayar uang SPP atau iuran bulanan, hingga pembayaran buku. Dengan demikian, para wali murid tak perlu bertransaksi menggunakan uang tunai.
"Jadi orang tua siswa yang berada jauh gitu ya, itu bisa transfer dana melalui produk kami itu. Di situ ada untuk pembayaran SPP, kemudian ada untuk jajan," jelasnya.

Nantinya, lanjut Sefudin, para santri juga akan mendapatkan kartu ATM terbitan BSI yang bisa digunakan untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Sehingga, orang tua santri bisa mengontrol aktivitas keuangan anaknya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




