Pasar hewan di Kecamatan Tikung, Lamongan.
Lebih spesifik, ia mengatakan bahwa maksud lain dibukanya kembali pasar hewan ialah untuk menumbuhkan ekonomi di Lamongan. Pertumbuhan ekonomi tersebut dipastikan akan menunjang kesejahteraan peternak yang sempat mengalami kerugian atas adanya wabah.
Direktur Perumda Pasar Lamongan, Suhartono, mengaku senang dengan dibukanya kembali aktifitas pasar hewan di Lamongan. Tentu ini sangat memberikan harapan bagi para peternak dan pedagang untuk melakukan transaksi,sehingga ada perputaran uang bagi masyarakat.
"Dibukanya kembali pasar hewan tentu menjadi harapan baru bagi pedagang dan peternak, karena hampir lima bulan tidak ada kegiatan jual beli, dampak dari pandemi Covid-19," ucap Suhartono.
Selain itu, ia meminta kepada para pedangang dan peternak agar menggunakan masker dan tentu membawa hewan ternak yang sehat, apabila dilakukan transaksi jual beli.
"Hewan yang tidak sehat jangan dibawa ke pasar, hal ini untuk mengantisipasi,agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," pungkasnya. (qom/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




