Ilustrasi program bedah RTLH di Kabupaten Pasuruan pada tahun 2020 lalu.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Hingga memasuki akhir Agustus 2022, program bedah rumah sebanyak 1.172 unit yang digulirkan Pemkab Pasuruan tak kunjung direalisasikan. Padahal, program yang tersebar di beberapa kecamatan itu sudah disosialisasikan kepada masyarakat.
Informasi yang dihimpun, molornya program tersebut karena dinas perkim masih menunggu SK Bupati Pasuruan yang menjadi landasan hukum untuk melaksanakan bantuan bagi warga miskin yang telah dinyatakan lolos verifikasi.
BACA JUGA:
- Dilema PPPK dan Napas APBD Pasuruan: Komisi I DPRD Cari Formula 'Bensin'
- Dikunjungi Kepala BNPB, Wabup Pasuruan Sampaikan Kondisi Banjir, 150 Hektare Terancam Gagal Panen
- Kolaborasi Mas Rusdi dan Gus Shobih Wujudkan Pemerintahan Akuntabel di Kabupaten Pasuruan
- Dari Bambu Menjadi Bangunan Kokoh, TMMD Kodim Kediri ke-127 Bedah Rumah Sumiin
Namun, hal itu dibantah oleh Plt Kepala Dinas Perkim Kabupaten Pasuruan, Trijono. Saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, ia mengklaim tidak ada kendala pada program bedah RTLH. Bahkan menurutnya, sebagian RTLH sudah mulai dibangun.
"Tidak ada kendala, sudah ada yang membangun," jelasnya melalui WA, Kamis (18/8/2022). Untuk tahap awal, tambah Trijono, ada sebanyak 452 unit RTLH yang akan direhab.
Terpisah, Wakil Bupati Pasuruan KH Mujib Imron memastikan program bedah rumah tahun 2022 sebanyak 1.174 unit akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal.
"Kalau kendala tidak ada, hanya menunggu verifikasi saja. Tapi dalam waktu dekat segera dimulai," tuturnya.(bib/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




