Target Syiah NU Habis pada 2030, Prof KH Ali Mustofa Ya'qub: Rais Am Harus Tegas!

Target Syiah NU Habis pada 2030, Prof KH Ali Mustofa Ya Prof Dr KH Ali Mustofa Ya'qub. Foto: pajak.co.id

Sebelumnya dilaporkan situs muslimmedianews.com yang mengaku mengutip dari antarajatim.com, dalam seminar bertajuk Menyikapi Konflik Sunni-Syiah dalam Bingkai NKRI” diadakan Aswaja Center PWNU Jatim di Surabaya, Kamis (18/12), Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat Dr KH Kholil Nafis Lc MA mengingatkan bahwa aliran Wahabi, Syiah, dan aliran radikal lainnya bisa menghancurkan NU sebagai aliran moderat pada 2030.

“Mereka punya uang dan menargetkan NU akan habis pada 2030, karena kelompok Syiah saat ini sudah memiliki 61 organisasi di Jawa dan 23 organisasi di luar Jawa,” kata Kholil Nafis, adik kandung KH Abdurrahman Nafis, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur ini.

SEPAKAT ONE MAN ONE VOTE

Sementara acara Pra Muktamar ke 33 NU yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan berakhir dengan kesepakatan. Pramuktamar yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari 21 hingga 23 April ini, memilih One Man One Vote sebagai usulan ke PBNU pada ke 33 di Jombang pada, Agustus mendatang.

"Kami sepakat dengan proses One Man One Vote, karena suksesnya Mumatamar ke 32 di Makassar waktu lalu sukses dengan proses One Man One Vote," kata Ketua PCNU Kota Makassar, H Abdul Wahid Tahir seperti dikutip Tribun-Timur.

Ia mengaku mewakili perwakilan pengurus wilayah dari kawasan Indonesia timur menyatakan sikap, menolak sistem Ahlul Halli Wal Aqdi yang rencananya dilakukan oleh panitia Muktamar ke 33.

Wahid mengatakan alasan ia dan pengurus dari kawasan timur Indonesia memilih One Man One Vote karena itu telah tercantum dalam AD/ ART/ Bab XIV Pasal 41.

Sikap para pengurus wilayah NU se Indonesia Timur ini, dituangkan dalam satu surat pernyataan yang ditandai dengan tanda-tangan perwakilan dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. (tim)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Mobil Dihadang Petugas, Caketum PBNU Kiai As'ad Ali dan Kiai Asep Jalan Kaki ke Pembukaan Muktamar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO