Stafsus Kemenkominfo Philip Gobang saat membuka kegiatan seremonial dan bimbingan teknis pendistribusian bantuan set top box untuk analog switch off tahap pertama di Kota Tegal.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan penyelenggara multipleksing (MUX) mulai melakukan persiapan jelang pelaksanaan program analog switch off (ASO) tahap pertama.
Persiapan itu salah satunya dengan memberikan set top box (STB) gratis kepada masyarakat dengan kriteria rumah tangga tidak mampu atau rumah tangga miskin.
BACA JUGA:
- Cagar Budaya Dibongkar, Dewan Sebut Pengawasan Disparekrafbudpora Gresik Lemah
- Dirjen SPPR Kementerian ATR/BPN Sebut One Map Policy Merupakan Kebijakan Mendesak dan Penting
- Pemkot Kediri Paparkan Progres Smart City di Evaluasi Tahap I
- Ini yang Dilakukan Pemkab Pamekasan saat Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-116
Hal ini disampaikan oleh Staf Khusus Menkominfo Bidang Komunikasi Politik, Philip Gobang. Ia menyampaikan, Kemenkominfo sudah menyiapkan 3.202.503 unit STB gratis untuk program ASO tahap pertama. Baik STB dari pemerintah melalui Kementerian Kominfo, maupun dari penyelenggara MUX.
“Yang disediakan oleh lembaga penyiaran swasta, penyelenggaraan multiplexing, sebanyak 3.115.193 unit. Dan, sebagiannya disediakan oleh pemerintah sebanyak 87.310 unit,” tuturnya dalam kegiatan seremonial dan bimbingan teknis pendistribusian bantuan STB untuk ASO tahap pertama di Kota Tegal, secara virtual dari Jakarta, Senin (18/04/2022).
Untuk distribusi bantuan STB gratis, lanjutnya, Menkominfo Johnny G. Plate telah menunjuk PT. Pos Indonesia sebagai mitra yang bertugas melakukan penyerahan kepada rumah tangga miskin yang telah didata.
“Pemerintah tentu sangat mengapresiasi semua pemangku kepentingan dan berbagai pihak yang telah ikut membantu terselenggaranya bantuan analog switch off tahap pertama ini, agar dapat berjalan dengan aman dan lancar,” jelasnya.
Philip Gobang berharap, bantuan STB tahap pertama ini dapat dirasakan dan digunakan oleh rumah tangga miskin yang membutuhkan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




