Fogging yang dilakukan petugas Puskesmas Gempol di rumah-rumah warga.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Puskesmas Gempol menerjunkan tim fogging untuk memberantas nyamuk aedes aegypti yang menjadi penyebab virus chikungunya di Dusun Jembrung I, Desa Bulusari. Hal itu dilakukan karena belasan warga di sana diduga terserang penyakit tersebut.
Mereka mengalami gejala nyeri sendi dan demam secara mendadak sejak Sabtu (9/4/2022) lalu. Perangkat desa langsung bergerak cepat untuk mendata warga yang menderita chikungunya dan melaporkannya ke Puskesmas Gempol.
BACA JUGA:
- Kades Bulusari Ajak Warga Jaga Kerukunan di Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096
- Dengar Keluhan Warga Bendunganjati soal DBD, Bupati Mojokerto Turun Tangan Gelar Fogging
- Antisipasi Demam Berdarah, Lapas Pemuda Madiun Lakukan Fogging
- Dinkes Kota Batu Anggap Fogging Tak Cukup Efektif Cegah DBD, Masyarakat Diminta Lakukan Hal ini
“Kita sudah melaporkan kejadian warga Dusun Jembrung I yang diduga mengalami gejala nyeri sendi dan demam mendadak ke Puksemas Gempol,“ kata Kades Bulusari, Nurhayati, saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Senin (11/4/2022).
Keterangan yang sama juga disampaikan Arie Setiawan, Kepala Puskesmas Gempol. Ia memutuskan untuk langsung melakukan fogging setelah menerima laporan adanya warga di Dusun Jembrung I yang diduga terserang chikungunya.
“Ada 6 orang dari Puskesmas Gempol bersama dengan bidan desa melakukan penyemprotan di rumah-rumah warga di Dusun Jembrung I yang dibantu perangkat desa/dusun hingga selesai," ucap Arie. (bib/par/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




