Taman Baca Sumenep Belum Maksimal, Sering Tutup di Hari Libur

Namun, Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dukumen (Perpusda) Sumenep, Agus D Putra menepis hal itu. Menurutnya, pengelolaan manca sudah dilakukan dengan sebaik mungkin. Termasuk pengaturan jam buka manca setiap hari.

”Untuk sementara koleksi buku di masing-masing manca sudah memadai. Namun, anggaranya masih dibawah 10 ribu eksemplar setiap tahunnya,” katanya. Saat ini jumlah koleksi buku di perpusda sekitar 43.637 eksemplar lebih dengan 17.00 judul.

Untuk perpustakaan keliling memiliki sekitar 10 ribu hingga 12 ribu judul. Untuk rumah baca jumlah koleksi bukunya mencapai 18.459 eksemplar lebih dengan 3.994 Judul. Untuk rumah baca disesuaikan dengan besar dan kecilnya rumah baca itu sendiri.

Sementara jumlah pengunjung setiap harinya saat ini masih sangat minim. Hal itu disebabkan rendanya minat baca masyarakat. ”Kami selalu memantau perkembangan di semua taman baca yang ada di Sumenep ini. Pantauan kami rata-rata pengunjung masih didominasi oleh pelajar,” tambahnya.

Sementara untuk jumlah pengunjung secara keseluruhan selama tiga tahun selalu meningkat setiap tahunnya, terbukti dari tahun 2011 jumlah pengunjung mencapi 7.852 orang, tahun 2012 sebanyak 11.869, pada tahun 2013 sebanyak 15.431 pengunjung, dan pada tahun 2014 lalu mencapai 18.384 orang.

Ditanya soal sosialisasi terhadap masyarakat, Agus mengatakan sosialisasi mengenai hal itu juga sudah dilakukan. Bebepa kali dirinya menggelar lomba minat membaca untuk siswa SD dan Pendidikan usian dini (SD).

”Ketika saya mengadakan lomba, peserta tidak hanya datang dari wilayah kota. Tapi, dari wilayah kecamatan juga banyak yang ikut berpartisispasi. Ini sebagai langkah kami untuk menciptakan minat baca, mulai dari usia dini,” tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO