Philip Gobang, Staf Khusus Menkominfo Bidang Komunikasi Politik.
Menurut Philip Gobang, infrastruktur industri penyiaran melalui migrasi TV digital dapat meningkatkan efisiensi penyelenggaraan siaran dari lembaga penyiaran publik maupun lembaga penyiaran swasta dengan konsep infrastruktur sharing.
“Konsep infrastruktur bersama ini, lembaga penyiaran dapat menghemat biaya investasi pada pemancar dan operasional teknis yang diperkirakan bisa sampai 40%. Hal ini memungkinkan penghematan tersebut dapat dialihkan untuk membiayai produksi konten,” paparnya.
Stafsus Menteri Kominfo menegaskan bahwa suksesnya program analog switch off (ASO) dengan beralihnya TV analog ke TV digital juga dikaitkan dengan pengalihan pembiayaan pada produksi konten.
“Maka konten-konten yang ditawarkan kepada para penonton atau masyarakat akan lebih variatif dan beragam yang membuat menarik minat dan perhatian masyarakat,” tegasnya.
Pemerintah terus memastikan program ASO yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama mitra kerja dapat terlaksana sesuai target. Yaitu seluruh TV analog akan dimatikan secara otomatis pada tanggal 2 November 2022.
Kementerian Kominfo telah menetapkan tiga tahapan ASO, di antaranya tahap pertama tanggal 30 April 2022, tahap kedua tanggal 25 Agustus 2022, dan tahap ketiga tanggal 2 November 2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




