Puluhan sepeda motor hasil razia balap liar oleh Satlantas Polres Blitar Kota.
KOTA BLITAR, BANGSAONLINE.com - Aksi trek-trekan dan balap liar yang belakangan sering ditemukan di Kota Blitar menimbulkan keresahan warga. Utamanya saat memasuki bulan suci Ramadhan.
Aksi menggeber kendaraan roda dua itu menimbulkan suara bising yang menganggu kekhusyukan umat muslim dalam menjalankan ibadah.
BACA JUGA:
- Sekolah Rakyat di Kota Blitar Mulai Verifikasi Calon Siswa, Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin
- Ratusan Motor Hasil Razia Balap Liar di Pamekasan Belum Diambil Pemiliknya
- Siswi 14 Tahun di Kota Blitar Diduga Jadi Korban TPPO, Polisi Selidiki Jaringan Pelaku Mucikari
- Diduga TPPO, Siswi 14 Tahun di Kota Blitar Jadi Pemuas Pria Hidung Belang, Polisi Amankan Mucikari
Mendapat informasi soal hal itu, Satlantas Polres Blitar Kota turun tangan. Petugas berpatroli keliling lokasi-lokasi yang disinyalir dijadikan lokasi balap liar dan trek-trekan jelang sahur.
Seperti dugaan, petugas berhasil menemukan aksi berbahaya tersebut di sejumlah ruas jalan di Kota Blitar.
Sebanyak 27 kendaraan roda dua terjaring razia balap liar yang digelar Satlantas Polres Blitar Kota, Minggu (03/04/2022) dinihari.
Puluhan kendaraan roda dua dan pengendaranya langsung digiring ke Mapolres Blitar Kota untuk diberi pembinaan dan diberi sanksi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




