Petugas dapur Lapas Sidoarjo saat menunjukkan Sertifikat Laik Hygene Sanitasi Jasaboga.
Dengan demikian, lanjut Wisnu, capaian ini harus dibuktikan dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada warga binaan Lapas Sidoarjo. Ia meminta pihak lapas untuk selalu menjaga kualitas dapur umum yang meliputi proses pencucian, pengolahan, penyajian hingga distribusi makanan.
“Hal ini untuk menjaga kualitas kesehatan dan cita rasa makanan yang berdampak pada derajat kesehatan warga binaan,” kata Wisnu.
Ia juga memaparkan, Lapas Sidoarjo memastikan sarana dan prasarana pengolahan makanan, seperti tempat pencucian, media memasak, filter air minum, penyaringan lemak cuci piring hingga alur pembuangan sisa makanan.
“Semua aspek tersebut harus termanajemen dengan baik, sehingga sanitasi bisa tercapai,” paparnya.
Sementara itu, Kalapas Sidoarjo, Teguh Pamuji, menyebut pihaknya memiliki komitmen penuh untuk menjaga kebersihan makanan bagi warga binaan. Ia berharap, dengan makanan yang cukup dan bersih akan membuat warga binaan selalu sehat.
“Kesehatan warga binaan adalah prioritas kami, sehingga akan terus kami upayakan untuk memberikan yang terbaik,” kata Teguh. (cat/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




