Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar (pegang mic), saat menggelar acara Bincang Solutif Prodamas Plus didampingi oleh para pejabat Pemkot Kediri. Foto: Ist
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Tahun ini merupakan tonggak pertama terlaksananya salah satu program unggulan di Kota Kediri yakni Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) Plus. Dalam pelaksanaannya, program tersebut memiliki sejumlah tantangan.
Untuk menjawab hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri menggelar Bincang Solutif Prodamas Plus. Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, menilai bahwa agenda ini sangat penting karena komunikasi menjadi bagian utama dari pelaksanaan program tersebut.
BACA JUGA:
- Pemkot Kediri Jangkau Calon Siswa Sekolah Rakyat 2026/2027
- Perbarui DTSEN, Pemkot Kediri Pastikan Distribusi Bansos Lebih Tepat Sasaran
- Sambut Studi Tiru dari NTT, Wali Kota Kediri Perkenalkan Pengembangan Tenun Ikat Bandar Kidul
- Peringati Harkitnas ke-118, Wali Kota Kediri Tekankan Literasi Digital Generasi Muda
Menurut dia, komunikasi yang baik antar semua elemen harus dibangun dengan baik mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Tanpa adanya komunikasi yang baik, kata Abu, Prodamas Plus tidak akan bisa berjalan dengan apik.
“Di sini nanti kita coba sampaikan pikiran-pikiran kita. Kalau kita lihat Prodamas Plus ini harus banyak komunikasi dari seluruh pihak yang terkait. Tidak bisa komunikasi ini ditinggalkan. Kalau ini ditinggalkan pasti akan banyak permasalahan. Maka dari itu saya minta tolong untuk menjaga komunikasi dengan baik,” ujarnya saat berbincang dengan kelompok masyarakat se-Kecamatan Pesantren, Senin (22/11) malam.
“Prodamas ini adalah milik kita bersama. Ekspektasi warga terhadap Prodamas Plus ini baik sekali. Mari kita kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh sehingga banyak hasil baik yang bisa dituai oleh masyarakat. Jangan sampai kita memberikan hasil yang buruk untuk masyarakat,” tuturnya menambahkan.
Diskusi bersama Wali Kota Kediri ini untuk mencari solusi apabila ada kendala dalam pelaksanaan Prodamas Plus 2021. Bincang solutif Prodamas Plus turut menghadirkan Sekretaris Daerah Kota Kediri, Bagus Alit, Asisten, Kepala OPD, Camat Pesantren, lurah se-Kecamatan Pesantren, perwalikan aparat penegak hukum pendamping Prodamas, tim leader, tim ahli, dan tenaga fasilitator lapangan (TFL).
Selain itu, Abu juga memberi arahan dalam pelaksanaan Prodamas Plus tahun 2021. Berikut daftar arahan dari Wali Kota Kediri:
1. Program Kerja Masyarakat (Pokmas) harus paham dan berpedoman pada Perwali Kota Kediri Nomor 23 tahun 2020 tentang pedoman teknis pelaksanaan Prodamas Plus.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




