Amin Jaber, Kepala BPBD Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Pemkab Pamekasan melalui Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) membentuk tim kedaruratan untuk mengantisipasi terjadinya bencana pada tahun 2021. Baik bencana banjir, longsor, puting beliung, dan bencana alam lainnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Amin Jabir mengungkapkan, tim kedaruratan itu di antaranya terdiri dari unsur BPBD, TNI, Polri, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, (DPKP), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dan instansi lainnya.
BACA JUGA:
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
- Jelang Iduladha, PLN ULP Pamekasan Perkuat Jaringan demi Cegah Gangguan Listrik
"Kita membentuk tim kedaruratan sejak bulan Maret, tim kedaruratan itu melingkupi siaga darurat, tanggap darurat, dan transisi darurat," ungkapnya, Senin (15/11).
Menurutnya, tim tersebut tidak hanya bertugas saat terjadi bencana alam, melainkan mereka melakukan antisipasi untuk meminimalisir terjadinya bencana. Seperti bersih-bersih sungai, irigasi, dan antisipasi lainnya sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
"Jadi mereka itu dipastikan tidak hanya bekerja ketika terjadi bencana, pada saat sebelum terjadi, proses mitigasi dan adaptasi itu senantiasa menjadi konsentrasi mereka sesuai dengan tupoksinya (tugas, pokok, dan fungsi)," ungkapnya.
Dia memprediksi, luasan banjir musim ini lebih tinggi dibandingkan dari musim sebelumnya. Berdasarkan bencana banjir terakhir yang terjadi pada bulan Desember 2020 dan Januari 2021, beberapa ruas jalan kota bahkan menjadi pusat banjir.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




