AMSI Intensif Diskusikan Kualitas Media dan Perumusan Agensi

AMSI Intensif Diskusikan Kualitas Media dan Perumusan Agensi AMSI Jatim saat menggelar Focused Group Discussion (FGD) on Quality Media and Advertising Agency.

"Karena anggota AMSI ada yang besar dan kecil, jangan sampai ada yang sekarat bahkan mati. Sehingga harus diperjuangkan bersama-sama, tentu dengan porsi masing-masing," katanya.

Wenseslaus Manggut, Ketua Umum AMSI yang bergabung saat sesi diskusi menyampaikan brand besar memiliki market real di daerah. Hanya saja karena media lokal tidak dikenal, sehingga brand menggandeng media yang berkantor pusat di Jakarta.

“Jawa Timur sebenarnya berpotensi dibidik oleh brand, hanya saja dari aspek konten harus comply (bisa memenuhi) beberapa ketentuan termasuk terkait kualitasnya,” ujarnya,

Diskusi ini melibatkan stakeholder media dan berapa pihak eksternal dari pihak agency iklan sebagai narasumber. Di antaranya adalah Danu Ardhiarso (Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur) dan Indriani Siswati (Regional Government Relations at PT Bumi Suksesindo/Merdeka Copper Gold Group). Kedua narasumber menyampaikan kebutuhan bentuk-bentuk kerja sama periklanan yang berpotensi terus dikembangkan ke depan dengan media online dan parameternya.

Selain itu juga hadir Djoko Subagyo (Associate Director of Implementation Dentsu X) dan Daisy Setiawan (CEO Arawinda Agency) menjelaskan tentang ekosistem periklanan dan posisi media online.

Dalam agenda FGD secara hibrid ini juga dihadiri langsung oleh beberapa pengurus pusat AMSI. Dwi Eko Lokononto (BPP AMSI Pusat), Ismoko Wijaya dan Yatimul Ainun turut merumuskan arah dan strategi pembentukan agency sekaligus kriteria media terpercaya ini.

Diskusi serupa akan dilaksanakan pekan depan di Bali dengan peserta anggota AMSI dari luar Jawa. (*)