Salah satu warga yang hendak masuk ke Mapolres Tuban saat melakukan scan QR code menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Masyarakat yang hendak memasuki Polres Tuban wajib menunjukkan sertifikat vaksinasi dengan melakukan scan kode QR aplikasi PeduliLindungi yang telah disiapkan di depan pos penjagaan atau pintu masuk Mapolres Tuban.
Kapolres Tuban, AKBP Darman, scan kode QR tersebut merupakan syarat bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan di Mapolres Tuban. Tujuannya, memastikan warga yang masuk ke Mapolres Tuban telah divaksin.
BACA JUGA:
- Kasus Showroom Almas Tuban, Pemilik Lama Dilaporkan ke Polisi
- 71 Motor Diamankan, Polres Tuban Perketat Razia Balap Liar hingga Jalur Tikus
- Razia Skala Besar, Polres Tuban Beri Efek Jera Remaja yang Terlibat Balap Liar dengan Dorong Motor
- Polres Tuban Amankan Pelaku Pecabulan Dua Anak di Bawah Umur dengan Modus Minta Sumbangan
Dari scan kode QR, status warga akan diketahui dari tiga warna yang muncul pada aplikasi PeduliLindungi. Pertama warna merah menunjukkan warga yang belum mendapatkan vaksin, warna kuning sudah vaksin tapi baru dosis pertama, dan warna hijau sudah tervaksin dosis kedua.
"Sudah kita sosialisasikan kepada masyarakat dan diterapkan kepada anggota mulai kemarin. Jika muncul warna hijau artinya sudah tervaksin dan dapat melakukan aktivitas di ruang publik," ujar Darman, Kamis (7/10).
Lebih lanjut, perwira kelahiran Demak ini menjelaskan, bagi warga yang status di aplikasinya muncul warna kuning, petugas akan melakukan pengecekan untuk mengetahui jadwal vaksin dosis kedua.
"Jika warna merah menunjukkan belum pernah divaksin dan bisa jadi terkonfirmasi positif atau kontak erat dengan pasien Covid-19, sehingga tidak boleh beraktivitas di ruang publik dan akan kita lakukan tindakan lebih lanjut," tandasnya.
Sementara itu, berdasarkan leveling Inmendagri nomor 47 tahun 2021, Kabupaten Tuban berada di level 3 karena capaian vaksin yang masih di bawah 50 persen. Saat ini vaksinasi di Tuban baru mencapai 36,7 persen. Kurangnya capaian vaksin dikarenakan jatah vaksin yang diterima Kabupaten Tuban jumlahnya sangat terbatas. (gun/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




