Kamis, 29 Juli 2021 05:30

Ratusan Mahasiswa Unirow Tuban Jalani KKN di Tengah Pandemi Covid-19

Kamis, 22 Juli 2021 21:03 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Gunawan Wihandono
Ratusan Mahasiswa Unirow Tuban Jalani KKN di Tengah Pandemi Covid-19
Proses pemberangkatan 405 mahasiswa Unirow Tuban dari berbagai program studi yang dilakukan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting dan diikuti seluruh civitas akademika, Kamis (22/7/2021). (foto: ist)

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Ratusan mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban diterjunkan ke masyarakat untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Proses pemberangkatan sebanyak 405 mahasiswa dari berbagai program studi itu dilakukan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting yang diikuti seluruh civitas akademika, Kamis (22/7/2021).

KKN Unirow tahun ini dilaksanakan di tiga kabupaten yang tersebar di 25 desa. Dengan rincian, Kabupaten Tuban sebanyak 19 desa, Lamongan 5 desa, dan di Rembang 1 desa.

Kepala Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Unirow Tuban Hendra Suwardana menjelaskan, KKN merupakan salah satu bentuk tridarma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan KKN tematik kali ini mengambil tema "Pemberdayaan Masyarakat Desa Menuju Kampung Tangguh di Era Merdeka Belajar Kampus Merdeka", untuk menyesuaikan dengan kondisi terkini.

"Adanya KKN ini dapat membantu tugas-tugas pemerintah dalam melakukan penanggulangan pandemi Covid-19 serta memberikan semacam blue print terhadap pengembangan potensi ekonomi lokal yang ada kepada pemerintah," jelas Hendra.

BACA JUGA : 

Masa Berlaku SIM Habis Saat PPKM, Masyarakat Tuban Masih Bisa Urus Perpanjangan

Kuatkan Perekonomian Masyarakat, PT SBI Tuban Salurkan Stimulan bagi Perempuan Sekitar Pabrik

PPKM Darurat, Kemenag Tuban Minta Masyarakat Tak Gelar Takbir Keliling dan Salat Iduladha di Rumah

Gandeng Kelenteng KSB, Vaksin On The Road Kodim 0811 Tuban Sasar 2.640 Orang

Sementara itu, Rektor Unirow Tuban Supiana Dian Nurtjahyani memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, KKN menjadi program utama dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka dengan tujuan utama menghasilkan lulusan dan kompetensi lulusan yang mengikuti zaman.

"KKN ini memiliki tiga tugas utama dalam bersinergi dengan pemerintah daerah yaitu membantu pencegahan penyebaran Covid-19, menggali potensi lokal daerah, dan menggali potensi desa," jelasnya.

Prof. Dian berharap, pelaksanaan KKN Unirow Tuban ini dapat membantu Pemkab Tuban dalam menjalankan program-programnya melalui konsep Pendidikan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

"Semoga mahasiswa dapat bersinergi dengan pihak desa dan dapat membantu menjalankan program-program yang ada di desa," imbuhnya.

Apresiasi juga disampaikan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky. Ia mengaku bangga semangat mahasiswa Unirow Tuban dalam ikut andil membantu pemerintah dalam menanggulangi Covid-19.

"Tema KKN Unirow sangat luar biasa, salah satunya menggali potensi desa. Hal ini sesuai dengan program kami yaitu satu desa satu unggulan," jelas Bupati Tuban.

Mas Bupati Lindra, sapaan akrab Bupati Tuban, juga berharap mahasiswa Unirow yang ditempatkan di beberapa desa bisa memberikan edukasi sedetail-detailnya dan dapat mengomunikasikan secara baik kepada masyarakat dalam menyelesaikan pandemi Covid-19.

"Semoga kehadiran adik-adik mahasiswa Unirow ini dapat dirasakan masyarakat dan mampu mengembangkan potensi yang ada di desa masing-masing," tuturnya. (gun/zar)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...