Rabu, 04 Agustus 2021 13:54

Puluhan Hafiz dan Hafizah Kota Kediri Ikuti Seleksi Tunjangan Kehormatan Program "Jatim Berkah"

Senin, 14 Juni 2021 16:44 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Puluhan Hafiz dan Hafizah Kota Kediri Ikuti Seleksi Tunjangan Kehormatan Program "Jatim Berkah"
Salah seorang hafizah saat mengikuti seleksi. foto: ist.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan tunjangan kehormatan bagi hafiz dan hafizah sebagai perwujudan program “Jatim Berkah”. Program tersebut selaras dengan fokus pengembangan sumber daya manusia yang digencarkan oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Selain pintar secara akademi, Wali Kota Kediri juga menginginkan generasi penerus di Kota Kediri juga menjadi generasi Qurani.

Guna meraih "Jatim Berkah" tersebut, pada hari ini, Senin (14/7), seleksi bagi hafiz dan hafizah dilaksanakan di Masjid Al-Bina’i Balai Kota Kediri. Seleksi ini diikuti oleh 26 hafiz maupun hafizah di Kota Kediri.

Hafiz dan hafizah yang mengikuti seleksi ini telah memenuhi beberapa syarat dan ketentuan. Seperti, penduduk Kota Kediri berusia minimal 25 tahun atau sudah menikah ditunjukkan dengan KTP Kota Kediri, hafal Alquran 30 juz diutamakan bersertifikat, dan telah mengajar sebagai guru atau ustadz di pondok pesantren maupun non pondok pesantren selama 5 tahun, dibuktikan dengan surat rekomendasi ataupun surat keterangan dari lembaga tempat mengajar.

BACA JUGA : 

PPKM Level 4 Diperpanjang, Wali Kota Kediri Pastikan Terus Galakkan Tracing dan Testing

Klinik di Kota Kediri Dilarang Tolak Pasien Ibu Hamil Terkonfirmasi Positif Covid-19

ASN dan Dharma Wanita Kominfo Kota Kediri Bagikan 100 Nasi Kotak di TPA Klotok

Kunjungi Vaksinasi Anak Usia 12 Tahun, Wali Kota Kediri: Edukasi Pemkot Kediri Berjalan dengan Baik

Para peserta menjalani serangkaian seleksi yakni, tahfidz quran dan pengabdian. Hafiz dan hafizah yang lolos akan mendapat tunjangan kehormatan sebesar Rp 250.000 per bulan yang disalurkan dua kali dalam setahun.

Program pemberian tunjangan kehormatan bagi hafiz dan hafizah di Jawa Timur ini disambut baik oleh para hafiz dan hafizah di Kota Kediri.

Seperti Sheila Hasina dari Ponpes Al-Baqoroh Lirboyo. Dia sangat antusias mengikuti seleksi ini. Di Ponpes Al-Baqoroh Lirboyo terdapat 1.300 santri dan yang menghafal sebanyak 800 anak.

Para santrinya kebanyakan lulus SD dan rata-rata 2 hingga 3 tahun lulus. “Program ini bagus banget karena memperhatikan para pendidik Alquran,” ujar Sheila Hasina. (uji/rev)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Rabu, 04 Agustus 2021 11:59 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*69. Qaala satajidunii in syaa-a allaahu shaabiran walaa a’shii laka amraanDia (Musa) berkata, “Insya Allah akan engkau dapati aku orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam urusan apa pun.”70. ...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...