Kamis, 29 Juli 2021 12:44

Dewan Imbau Pemprov Jatim Libatkan Ulama Tangani Covid-19 di Bangkalan

Senin, 07 Juni 2021 22:28 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
Dewan Imbau Pemprov Jatim Libatkan Ulama Tangani Covid-19 di Bangkalan
Abdul Halim, SH, MH, Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jatim Dapil Madura. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur, Freddy Poernomo mengingatkan, kasus pandemi Covid-19 di Bangkalan harus segera diminimalisir.

Caranya dengan melibatkan tokoh-tokoh informal di Madura, seperti ulama dan tokoh masyarakat untuk mengingatkan warga agar taat terhadap protokol kesehatan (prokes).

"Kultur masyarakat Madura berbeda dengan Kota Surabaya. Perlu melibatkan ulama untuk mengingatkan masyarakat agar taat prokes," kata Freddy, Senin (7/5/2021).

Ia mengaku prihatin, meledaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Madura. Dirinya berharap peranan ulama, tokoh agama, maupun tokoh masyarakat Madura bisa.mengendalilan laju jumlah warga yang terpapar Covid-19.

BACA JUGA : 

Simpang Siur Info Syarat Vaksin untuk Bansos, Wagub Emil Terjun ke Lokasi Penyaluran

Pro Kontra Hak Angket untuk Gubernur Khofifah, Sahat Tua: Secara Konstitusi Belum Ada Pelanggaran

Forkopimda Jatim Harap Pentahelix Bisa Bersinergi Wujudkan Herd Immunity di Jatim

Wartawan Pemprov Jatim Bagikan Daging Kurban ke Warga Terdampak Covid-19

"Saatnya pemerintah melibatkan mereka (ulama) untuk ikut mengendalikan lonjakan pandemi," ujarnya.

Terpisah, Abdul Halim, Anggota DPRD Jawa Timur juga sepakat dengan melibatkan peran serta ulama dalam penanganan Covid-19 di Madura. Menurutnya, para ulama bisa menyisipkan pesan-pesan pelaksanaan prokes di dalam ceramah.

Ia juga mengimbau warga untuk tidak mudah menyebar konten terkait kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan. Apalagi menyebar berita dan video yang sebetulnya narasi dan visualnya bukan kejadian terkini.

"Saya memohon masyarakat tidak menyebarkan konten yang justru seolah-olah mendiskreditkan perilaku masyarakat Madura," terang Halim.

Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2020 versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini mengaku prihatin ada tiga tenaga kesehatan (nakes) yang meninggal karena terpapar Covid-19. Demikian juga dengan tingginya jumlah warga terpapar Covid-19.

Politikus Gerindra asal dapil Madura ini meminta agar warga Madura, khususnya Kabupaten Bangkalan, untuk tetap tenang dan tidak panik."Terpenting tetap jalankan prokes sehari-hari," pungkas mantan aktivis mahasiswa ini. (mdr/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...