Hamam, salah seorang warga saat memandangi sisa Jembatan Mrican yang dibongkar. foto: Muji Harjita/ BANGSAONLINE.com
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Hamam Wahyudi (40), warga Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, hanya bisa memandangi ketika sisa besi penyangga Jembatan Mrican dibongkar oleh para pekerja. Jembatan legendaris peninggalan Pemerintah Hindia-Belanda itu memang akan dibongkar total dan dibangun jembatan baru yang lebih besar.
"Informasi di tempat ini akan dibangun jembatan baru. Bahkan jalan menuju jembatan ini juga akan dilebarkan," kata Hamam, Jumat (28/5).
BACA JUGA:
- Munas-Konbes NU 2026 Dibuka Malam ini di Kediri, Gus Ipul: Insyallah Presiden Hadir di Penutupan
- Sidak Timpora di Ponpes Wali Barokah Kediri, Seluruh Dokumen Santri Asing Dinyatakan Lengkap
- Munas-Konbes NU 2026 di Ponpes Al Falah Kediri Dijaga 400 Personel Banom
- Kebakaran Kandang Ayam di Kediri, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar
Seperti diketahui, jembatan yang dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda tahun 1898 tersebut memiliki panjang sekitar 150 meter dan lebar 3 meter. Pada awalnya, jembatan yang berada di kawasan PG Mrican tersebut digunakan untuk kepentingan pabrik sebagai jalan lori pengangkut tebu yang akan digiling di PG Mrican.
Pada tahun 2017 lalu, Jembatan Mrican ini ambruk dan putus disebabkan meluapnya arus Sungai Brantas. Tentunya juga karena usia jembatan sudah tua. Akibat ambruknya Jembatan Mrican ini, jalur antara Desa Jabon Kecamatan Banyakan dengan Desa Jongbiru Kecamatan Gampengrejo, menjadi terputus.
Nuraikan, Kepala Desa Jongbiru kepada wartawan menjelaskan, robohnya Jembatan Mrican sangat berdampak terhadap warga, khususnya warga Desa Jongbiru. Menurutnya, sampai sekarang tahapan pembangunan jembatan baru belum bisa diketahui, karena masih proses pembebasan tanah warga untuk pelebaran jalan.
"Masyarakat Desa Jongbiru yang dijanjikan dapat ganti rugi atas lahan yang terkena pembangunan Jembatan Mrican ini baru terwujud 50 persen dari total sekitar 200 Kepala Keluarga," kata Nuraikan, Kamis (27/5).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




