Sabtu, 19 Juni 2021 18:35

​Suasana Idul Fitri, Bunga Tabebuya Bermekaran, Percantik Jalanan Surabaya, Warga Berswafoto

Sabtu, 15 Mei 2021 22:16 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Indrayadi
​Suasana Idul Fitri, Bunga Tabebuya Bermekaran, Percantik Jalanan Surabaya, Warga Berswafoto
Bunga tabebuya berwarna kuning yang bermekaran di jalan-jalan prokotol Kota Surabaya. Foto: bangsaonline.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bunga tabebuya, khususnya yang berwarna kuning, bermekaran lagi di jalanan Kota Surabaya. Bunga berwarna kuning indah itu semakin mempercantik jalanan, terutama jalan protokol pada saat Idul Fitri atau lebaran kali ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya, Anna Fajriatin menjelaskan, Bunga Tabebuya itu biasanya mekar pada saat cuaca panas, sehingga sebelum lebaran hingga saat ini, bunga tersebut sudah mulai bermekaran.

Menurut dia, kalau terkena angin, bunga itu akan rontok dan yang lain akan mekar lagi. “Uniknya, yang mekar kali ini rata-rata bunga tabebuya yang berwarna kuning, padahal spesiesnya ada putih dan pink juga,” kata Anna, Sabtu (15/5/2021).

Menurut dia, tabebuya yang menjadi salah satu ikon Surabaya itu sudah menyebar di berbagai titik di seluruh kota, terutama di pinggir jalan protokol. Bahkan, yang mekar saat ini rata-rata yang ada di jalan-jalan protokol, sehingga menambah cantik jalanan Surabaya di saat momen lebaran kali ini.

BACA JUGA : 

Peringati ​HUT Persebaya, Lagu "Song for Pride" Akan Menggema di Traffic Light Surabaya

Sambut Hari Anti-Narkotika Internasional 2021, Sejumlah Relawan Bakal Gelar War on Drugs di WTC

Warga Surabaya Usia 18 Tahun ke Atas Bisa Daftar Vaksin Secara Online

221 Meninggal, di Bangkalan Ditemukan Mutasi Varian Delta India, Forkopimda Bertindak Cepat

Ia menjelaskan bahwa hampir semua jalanan Surabaya sudah ditanami bunga tabebuya, karena setiap rayon di DKRTH melakukan penanaman Tabebuya sehingga jumlahnya sudah sangat banyak se-Surabaya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menanam tabebuya di pinggir-pinggir jalan itu sejak beberapa tahun lalu. Tiap tahun jumlahnya terus diperbanyak. Pada 2020, total tabebuya yang keluar atau yang ditanam lebih dari seribu batang.

Kemudian tahun 2021 hingga bulan ini, jumlah tabebuya yang keluar atau yang ditanam sudah lebih dari 500 batang. Untuk spesiesnya ada tiga, yaitu kuning, pink, dan putih.

Tabebuya dipilih untuk ditanam pinggir jalan karena dari segi kualitas bunganya menarik, dan pohonnya cepat tumbuh besar. Di sisi lain, tanaman tersebut tetap tumbuh dengan baik di iklim apapun.

Untuk perawatan, tidak ada kesulitan berarti, cukup disiram dan tiap empat bulan sekali diberi pupuk secara reguler. Pupuk yang digunakan pun pupuk organik dari proses pengomposan sampah.

Anna mengimbau warga bersama-sama menjaga tanaman tersebut, karena tabebuya di Surabaya sudah semakin banyak. Jika ada oknum yang usil misalnya menancapkan paku di tanaman tersebut, diminta untuk langsung melaporkan kepada jajaran DKRTH, supaya paku yang ditancapkan itu segera dicabut.

Keindahan tanaman tabebuya itu mampu menarik perhatian masyarakat. Beberapa pengendara yang melintas di Jalan Ahmad Yani, sesekali berhenti hanya untuk mengabadikan mekarnya tabebuya dengan berswafoto.

Indah Permatasari, salah satu pengendara motor yang melintas jalan protokol Surabaya mengaku begitu tertarik dengan pemandangan tabebuya yang bermekaran di tepi jalan dan sempat mengambil foto.

“Cantik sekali bunganya, seperti Sakura di Jepang. Kebetulan saya tadi lewat sini kok ternyata tabebuyanya yang kuning mekar, saya ke pinggir dulu untuk selfie,” katanya, Sabtu (15/5/2021).

Hal yang sama dikatakan Brigita, perempuan 21 tahun asal Sidoarjo. Menurut dia, bunga tabebuya ini jarang sekali mekarnya, dan setahu dia hanya setahun sekali, sehingga dia tidak mau melewatkan momen tersebut untuk mengabadikannya.

“Dari dekat bunganya indah, saya ambil foto-fotonya terus saya share ke medsos, dan instagram," tuturnya. (dra)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...