Selasa, 15 Juni 2021 20:40

Polres Gresik Rapid Test Antigen 10 Orang yang Ketahuan Mudik

Sabtu, 15 Mei 2021 13:38 WIB
Editor: Nur Syaifuddin
Wartawan: Syuhud
Polres Gresik Rapid Test Antigen 10 Orang yang Ketahuan Mudik
Petugas medis saat lakukan rapid test terhadap salah satu pemudik. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Polres Gresik terus melakukan penyekatan untuk mencegah masyarakat mudik di Hari Raya Idul Fitri 1442 H tahun 2021. Diketahui, larangan mudik ini diberlakukan pemerintah dalam rangka menekan peningkatan kasus positif Covid-19.

Polres Gresik bersama tim gabungan menggelar kegiatan penyekatan dan imbauan protokol kesehatan, salah satunya di Pos Pam Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Sabtu (15/5/2021).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatlantas AKP Yanto Mulyanto P didampingi Kapolsek Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa dan Kanit Turjawali Iptu Darwoyo.

Sebanyak 26 personel dilibatkan pada kegiatan penyekatan kali ini. Di antaranya, Polri 10 personel, TNI 2 personel, Satpol PP 2 personel, Dishub 7 personel, Dinas Kesehatan 3 personel, dan dari PPKM Duduksampeyan 2 personel.

BACA JUGA : 

Positivity Rate Covid-19 di Surabaya Naik, Pemkot Masifkan Swab Test Massal

Tim Swab Hunter Surabaya Sasar Pedagang di Masjid Al-Akbar dan Pedagang Pasar Gembong

Satgas Covid-19 Surabaya Masifkan Pengawasan di Jembatan Suramadu pada Dini Hari

Polres Gresik dan Labfor Polda Jatim Selidiki Penyebab Ledakan Tangki PT CAS yang Tewaskan 5 Pekerja

Dalam kegiatan tersebut, petugas menghentikan dan memeriksa sebanyak 36 sepeda motor, 75 mobil penumpang, dan 4 mobil penumpang. Dari jumlah tersebut, 13 kendaraan harus diputarbalikkan oleh petugas lantaran terindikasi mudik dan tak bisa menunjukkan dokumen perjalanan yang dipersyaratkan.

Dari pemeriksaan itu, petugas juga melakukan rapid test antigen terhadap 10 orang dengan hasil negatif Covid-19.

AKP Yanto Mulyanto menambahkan, kegiatan penyekatan akan terus dilaksanakan hingga 17 Mei 2021 mendatang. Hal ini untuk mencegah pemudik dari luar Gresik yang masuk, dan sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19.

"Kita berharap tidak ada masyarakat yang mencoba untuk mudik karena sudah dipastikan akan diputar balik mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir," katanya.

"Kami mengimbau kesadaran masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan, sehingga penyebaran Covid-19 cepat berakhir dan situasi normal kembali," pungkas dia. (hud/ns)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Selasa, 15 Juni 2021 06:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-RUU Pajak makin ramai dan kontroversial. Tapi suara fraksi-fraksi di DPR kali ini menolak. Alias tak mendukung rencana pemerintah.Apa benar ini karena Pilpres sudah dekat? Atau karena para pimpinan parpol belum dipanggil pr...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...