Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono saat memberi keterangan kepada wartawan terkait penutupan jalan munuju SLG, Rabu (12/5). foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Guna mengantisipasi adanya kerumunan di malam menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, terutama terkait larangan takbir keliling, Polres Kediri menutup total jalan menuju kawasan Simpang Lima Gumul (SLG).
Semua ruas jalan menuju kawasan Monumen SLG ditutup total, baik yang dari arah Pare, Plosoklaten, Pagu, Kota Kediri, dan Pesantren. Pengguna jalan akan diarahkan ke jalan yang tidak mengarah ke SLG.
BACA JUGA:
- Forkopimda Kabupaten dan Kapolres Kediri Turun ke Kampung, Siapkan Solusi untuk Warga Rentan
- Mediasi Kasus Penggelapan Motor di Polres Kediri: Pelaku Janji Kembalikan dengan Dicicil 3 Bulan
- Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Waris Rp10 Miliar di Kediri Belum Tetapkan Tersangka
- Kapolres Kediri Resmikan SPPG 3 di Lahan Polsek Kandat
Hal ini disampaikan Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono. "Kendaraan dari arah Plosoklaten akan dialihkan ke arah Gurah dan Tugurejo. Dari arah Pare akan dialihkan ke arah Tugurejo," kata AKBP Lukman Cahyono, Rabu (12/5).
Untuk perempatan Dadapan menuju SLG, lanjut kapolres, ditutup total. Arus dialihkan ke Tugurejo dan diputar balik ke arah Gurah.
"Dari arah Kediri Kota, semua kendaraan dialihkan ke arah Gogorante atau ke Paron. Jadi, semua kendaraan yang menuju arah SLG akan diputar balik," imbuhnya.

AKBP Lukman Cahyono sebelumnya juga sudah mengimbau masyarakat agar tidak melakukan takbir keliling, baik menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua yang bisa menimbulkan kerumunan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




