Kamis, 24 Juni 2021 18:34

Terjaring OTT KPK, Bupati Nganjuk Miliki 36 Perusahaan, Tambang Nikel, dan 120 Bank Perkreditan

Senin, 10 Mei 2021 06:35 WIB
Editor: tim
Terjaring OTT KPK, Bupati Nganjuk Miliki 36 Perusahaan, Tambang Nikel, dan 120 Bank Perkreditan
Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat memberikan KNMP secara simbolis pada pedagang, Selasa (17/12/2019) foto: BAMBANG/ BANGSAONLINE

NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat dikabarkan terjaring Operasi Tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ahad (9/5/2021).

Dalam catatan BANGSAONLINE.com, beberapa hari terakhir ini politik di Nganjuk memang sedang gonjang ganjing. Wartawan BANGSAONLINE.com di Nganjuk, Bambang Dwi Julianto, melaporkan bahwa para anggota DPRD Nganjuk sedang marah pada Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat. Bahkan mereka kini sedang menginterpelasi bupati Novi Rahman Hidayat.

“Ini prahara politik. Sebelumnya belum pernah terjadi di Nganjuk,” tulis Bambang Dwi Julianto di BANGSAONLINE.com edisi Senin 5 April 2021. Menurut dia, usul interpelasi anggota DPRD Nganjuk langsung disetujui semua anggota dewan.

“Hak interpelasi menggelinding atas krisis kepercayaan dari anggota DPRD terhadap kebijakan yang dibuat Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat yang dinilai telah mencederai atas revisi perda yang sedang dibahas di DPRD,” tulis Bambang di BANGSAONLINE.com.

BACA JUGA : 

Dituntut Dua Tahun Enam Bulan, Terdakwa Korupsi APBDes Bakal Ajukan Pledoi

Plt Bupati dan Polres Nganjuk Launching Kampung Tangguh Bersih Narkoba di Desa Tanjungrejo

Menuju Nganjuk Sehat, Plt Bupati Marhaen Hadiri Panen Perdana Padi Sehat Sistem Demplot

Sabet Sejumlah Medali di Kejurnas, 4 Atlet Angkat Berat Nganjuk Diapresiasi Plt. Bupati

Hak interpelasi tersebut dibahas dalam rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Ulum Bastomi didampingi Wakil Ketua II Raditya Haria Yuangga dan Wakil Ketua III DPRD Jianto.

Ulum Bastomi membenarkan bahwa interpelasi tersebut sudah bergulir. "Pimpinan fraksi mulai dari PDIP, PKB, Hanura, Gerindra, Golkar, DKI, dan fraksi Nasdem-PPP semua sepakat, bahkan 41 anggota yang hadir setuju interpelasi dengan angkat tangan," kata Ulum kepada BANGSAONLINE.com, Senin (5/4/2021).

Interpelasi itu diusulkan terkait kebijakan Novi soal pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. Tapi apakah ini akan bergulir ke hak angket? “Kita tunggu 10 hari lagi jawaban bupati, apakah bisa diterima atau sebaliknya ditolak DPRD," tandasnya.

Loh, apakah interpelasi ini terkait dengan penangkapan Bupati Nganjuk? Wallahua’lam. Seorang anggota DPRD Nganjuk menduga Bupati Novi dicokok KPK terkait dengan pengisian perangkat desa di Kecamatan Pace. Hanya saja ia tak bisa memastikan apakah Bupati Novi ditangkap terkait jual beli jabatan atau yang lain. 

Yang pasti, banyak pihak terkejut atas penangkapan Bupati Novi ini. Pasalnya, ia dikenal kaya raya. Bahkan ia memiliki 36 perusahaan jauh sebelum ia terpilih sebagai bupati. Grup perusahaan itu ia rintis sejak masih kelas 3 SMA.

Bupati Novi punya tambang nikel, batubara, 120 bank perkreditan rakyat, dan banyak lagi.

Sejak ia menjabat bupati, ia tinggalkan perusahaannya. Ia serahkan manajemen ke para profesional. "Saya beri mereka saham. Agar lebih merasa memiliki," ujar Novi Rahman Hidhayat, sang bupati, seperti ditulis Disway.

Sebelum ke politik, semua keluarganya ia tarik dari perusahaan. Agar manajemen profesional tidak terganggu pengaruh keluarga.

Gajinya sebagai bupati ia serahkan ke lembaga kesejahteraan rakyat. Mobil-mobil dinas bupati tidak ada yang ia pakai. Semua pegawai negeri harus membayar zakat –yang hasilnya dikelola tim untuk mengatasi kemiskinan. (tim)

VIDEO TERKAIT

Pasuruan Zona Merah, Vaksinasi Digencarkan
Selasa, 22 Juni 2021 23:42 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pasuruan Menggelar Vaksinasi Massal Selasa Siang Tadi(22/06/2021). Vaksinasi Ini Dilakukan Di Alam Terbuka, Tepatnya Di Wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan. Warga Terlihat Antusias Mengantre Untuk Mengikuti Vaksi...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Kamis, 24 Juni 2021 07:56 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sejak Covid-19 melonjak lagi secara drastis, penanganan Covid-19 tampak kewalahan. Vaksinasi belum maksimal. Alternatif lain belum mendapat izin. Bahkan konvalesen kini jadi barang langka.Benarkah? Silakan simak tuli...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...