Senin, 10 Mei 2021 13:48

Gelar Apel Bersama TNI/Polri, Bupati Hendy: Nyawa Itu Tertinggi daripada Semua Hukum yang Ada

Rabu, 05 Mei 2021 16:25 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Indrawan
Gelar Apel Bersama TNI/Polri, Bupati Hendy: Nyawa Itu Tertinggi daripada Semua Hukum yang Ada
Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021 bersama TNI/Polri serta instansi terkait di halaman Mapolres Jember, Rabu (5/5/2021). (foto: ist)

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Nyawa itu tertinggi daripada semua hukum yang ada. Demikian disampaikan oleh Bupati Jember Hendy Siswanto saat menggelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021 bersama TNI/Polri serta instansi terkait di halaman Mapolres Jember, Rabu (5/5/2021).

Kegiatan tersebut untuk mendukung aturan pemerintah terkait adanya larangan mudik lebaran tahun ini, sebagai upaya pengendalian penyebaran Covid-19.

Dalam upacara apel itu, Hendy menjadi inspektur, membacakan sambutan Kapolri. Disampaikan bahwa pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Virus Corona.

Menurutnya, operasi ketupat kali ini lebih spesifik daripada tahun sebelumnya. "Berbeda dengan tahun sebelumnya, saat ini lebih spesifik dan ada penekanan, sebab penyebaran Covid-19 sudah luar biasa, dan nyawa itu tertinggi daripada hukum lainya," ujarnya.

BACA JUGA : 

Forkopimda Jatim Lakukan Pengecekan Surat-surat Pemudik di Exit Tol Ngawi

Penyekatan di Raya Ambat Pamekasan, Petugas Gabungan Cegat Pengendara yang Terindikasi Mudik

Siap-siap, Tahun ini Pemkab Jember Dapat Jatah 4.305 CPNS

Ada Penumpukan di Check Point Tol Trans Jawa, BPJT Minta Personel Ditambah

Dia berkaca pada kejadian pahit yang menimpa pada saudaranya sendiri. Oleh sebab itu, dia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mewaspadai adanya sebaran baru virus yang mematikan itu. "Adik saya meninggal karena Covid-19, saya berbicara seperti ini karena sudah terjadi pada adik saya sendiri," ujarnya.

Adapun untuk mengantisipasi adanya kerumunan di pusat perbelanjaan (mal) selama beberapa hari ke depan, Hendy meminta agar pihak mal juga menyediakan tempat-tempat yang bisa bernaung tanpa berkerumun, dan harus didukung oleh masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Ini kondisi yang harus benar-benar kita pahami bersama, tidak mungkin kondisi seperti ini hanya bergantung saja pada pemerintah, TNI/Polri, harus didukung oleh semua pihak agar lepas dari persoalan Covid-19," pungkasnya. (yud/eko/zar)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 10 Mei 2021 05:19 WIB
Oleh: Dahlan Iskan --- LEBARAN kompak: hari Kamis, 13 Mei 2021. Maka, Disway edisi Rabu, Kamis, Jumat di sekitar Lebaran itu, saya akan menurunkan tiga tulisan tentang kebijakan energi untuk kebangkitan negeri.Lebaran tahun ini banyak waktu untu...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...