Rabu, 12 Mei 2021 02:36

Pastikan Home Care Peduli Berjalan dengan Baik, Wali Kota Kediri Datangi RSUD Gambiran

Jumat, 16 April 2021 17:16 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
Pastikan Home Care Peduli Berjalan dengan Baik, Wali Kota Kediri Datangi RSUD Gambiran
Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar (kanan) saat melihat langsung pelayanan Home Care Peduli di RSUD Gambiran, Kota Kediri.

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri memiliki salah satu program unggulan, yakni Home Care Peduli. Program ini telah dimasukkan ke Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Kediri. Sehingga, dapat melayani masyarakat secara langsung dan bisa berkelanjutan.

Untuk memastikan Home Care Peduli berjalan dengan baik, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar bersama Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar mendatangi RSUD Gambiran Kota Kediri, Jumat (16/4).

Didampingi Plt Direktur RSUD Gambiran Kota Kediri dr. Fauzan Adima, Mas Abu-sapaan Wali Kota Kediri melihat salah satu pasien Home Care Peduli yang sedang menjalani fisioterapi. Karena ada beberapa alat yang tidak bisa dibawa ke rumah pasien.

Pasien tersebut adalah Bagas (3) dan Rendi (2) yang didiagnosa mengalami celebral palsy, yakni keterlambatan untuk respons saraf. Bagas dan Rendi merupakan anak dari pasangan Maryanto dan Suryani, warga RT 20 RW 04 Kelurahan Pakunden, Kota Kediri. Suryani pun juga mengalami celebral palsy. Sebelumnya, pasien ini pernah dikunjungi oleh Ketua TP PKK Kediri saat menjalani terapi di rumah.

BACA JUGA : 

Serahkan Bantuan Si Jamal, ​Wali Kota Kediri Inginkan Anak Janda Bisa Angkat Derajat Keluarganya

Pandemi Belum Usai, Pemkot Kediri Terus Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Isoman Covid-19

Wali Kota Kediri Bersama Forkopimda dan Ulama Ajak Masyarakat Salat Idul Fitri di Rumah

Wali Kota Kediri Luncurkan Pusaka, Toko dan Swalayan Modern Wajib Sediakan Etalase untuk Produk UMKM

Hampir tiga tahun, Bagas dan Rendi rutin menjalani terapi di Instalasi Rehab Medik dan diterapi oleh dr. Fundhi Krisna, SpKFR. Pemberian terapi ini bertujuan untuk merangsang syaraf-syarafnya.

Usai melihat proses terapi pasien Home Care Peduli, Wali Kota Abu menjelaskan bahwa Home Care Peduli ini dihadirkan untuk menjemput masyarakat yang enggan datang ke pelayanan kesehatan. Meskipun sebenarnya di Kota Kediri puskesmas sudah tersebar secara merata dan juga gratis.

“Kita melihat pada saat itu banyak warga kita yang enggan untuk datang ke pelayanan kesehatan. Kita hadirkan Home Care Peduli,” ujarnya.

Ia menambahkan saat ini yang terjadi banyak warga Kota Kediri melaporkan melalui sosial media bila ada tetangganya yang sakit agar mendapat layanan kesehatan. Home Care Peduli inilah yang nanti akan menjemput masyarakat Kota Kediri yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Alhamdulillah, semua ini berjalan dengan baik dan saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim Home Care Kota Kediri. Mudah-mudahan pelayanan ini bisa bermanfaat dan melayani sampai kapan pun,” pungkasnya. (uji/ian)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 11 Mei 2021 06:09 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Penangkapan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengagetkan banyak pihak. Terutama karena itu terkenal sebagai pengusaha kaya raya. Bahkan mengaku punya 36 perusahaan.Tapi Dahlan Iskan mengaku kaget dan tidak kaget? Kena...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...