Kamis, 13 Mei 2021 10:54

Perampokan Dengan Modus Tusuk Ban di Kediri, Uang Rp. 500 Juta Amblas

Jumat, 16 April 2021 15:23 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Perampokan Dengan Modus Tusuk Ban di Kediri, Uang Rp. 500 Juta Amblas
Kasubbag Humas Polres Kediri AKP Ratmoko Budi saat memberi keterangan kepada wartawan. (foto: ist.)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Perampokan dengan modus tusuk ban terjadi di wilayah hukum Polres Kediri, tepatnya di depan SPBU Pelem, Kecamatan Pare, Kamis (16/4) kemarin sekira pukul 12.00 WIB.

Uang sebesar Rp. 500 juta milik Sutrisno, warga Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, raib digondol perampok. Kini kasus tersebut masih diselidiki Polres Kediri.

Kapolres Kediri melalui Kasubbag Humas Polres Kediri AKP Ratmoko Budi menceritakan, kejadian itu berawal saat korban bersama anak perempuannya mengambil uang di BCA Pare, sebesar Rp. 500 juta.

Usai memasukkan uang ke dalam tas, korban kemudian menuju mobil warna kuning yang diparkir di seberang jalan.

BACA JUGA : 

Warga Kediri Tewas Terkena Ledakan Petasan yang Dibuatnya Sendiri, Tubuh Putus Menjadi Tiga Bagian

Wali Kota Kediri Siapkan Pekerjaan bagi Istri Salah Satu Pahlawan KRI Nanggala-402

Serahkan Bantuan Si Jamal, ​Wali Kota Kediri Inginkan Anak Janda Bisa Angkat Derajat Keluarganya

Tinjau Simpang Tiga Mengkreng Kabupaten Kediri, Dirregident Korlantas Polri: Aman dan Kondusif

Pada saat perjalanan pulang, tiba-tiba mobil Ayla yang dikendarai mengalami pecah ban depan sebelah kiri. Akhirnya mobil berhenti di depan SPBU Pelem, Kecamatan Pare.

"Pada saat akan mengganti ban, korban ini didatangi dua orang laki-laki yang mengendarai sepeda motor Honda Sonic warna hitam dan sepeda motor Honda Vario. Pengendara Honda Sonic menanyakan jalan ke arah Kediri. Di saat bersamaan, ternyata pengendara Vario membuka pintu mobil di bagian kemudi dan mengambil tas yang berisi uang," terang AKP Ratmoko saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (16/4).

Korban mulai curiga, karena pengendara motor Sonic terlihat tergesa-gesa meninggalkan lokasi. Setelah dicek, ternyata tas yang berisi uang sudah raib dibawa kabur pelaku. Korban dan anaknya tidak sempat mencatat nomor polisi kendaraan atau melihat detail ciri-ciri detail pelaku.

"Yang terlihat jelas, pelaku mengenakan jaket warna hitam dan masker warna hitam dan mengenakan helm. Tetapi karena tergesa-gesa, helmnya terjatuh," pungkas AKP Ratmoko.

Ia menambahkan, bahwa kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan Satreskrim Polres Kediri. (uji/rev)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...