Perbaikan salah satu jembatan yang rusak akibat bencana.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mengatakan perbaikan sejumlah infrastruktur yang rusak dampak bencana sudah dilakukan secara bertahap.
Sejumlah infrastruktur yang sudah diperbaiki itu di antaranya jalan, jembatan, dan plengsengan. Penanganan itu dilakukan menggunakan anggaran BTT (belanja tidak terduga) tahun 2021.
BACA JUGA:
- Dilema PPPK dan Napas APBD Pasuruan: Komisi I DPRD Cari Formula 'Bensin'
- Pasuruan Dikepung Banjir: Ketinggian Air Capai 1,2 Meter, Empat Kecamatan Siaga Satu
- Puting Beliung Terjang Pasuruan, 12 Kecamatan Terdampak, Puluhan Pohon Tumbang dan Warga Terluka
- Kolaborasi Mas Rusdi dan Gus Shobih Wujudkan Pemerintahan Akuntabel di Kabupaten Pasuruan
"Perbaikan kerusakan infrastruktur akibat bencana sudah dilalukan, hanya saja penanganan tidak dilakukan bersamaan lantaran, anggaran BTT yang dimiliki tidak mampu untuk menangani seluruh kerusakan," ujar kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Ridwan Haris saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com.
"Untuk perbaikan diprioritaskan sarana yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, seperti contoh rehabilitasi rumah warga Kepulungan, perbaikan akses jalan lingkungan, maupun jembatan agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal," jelasnya.
Ketika ditanya jumlah titik infrastruktur yang sudah ditangani, Ridwan mengaku tidak hafal lantaran penanganan dilakukan oleh masing-masing OPD. "Kalau pastinya coba ditanyakan ke masing-masing kepala OPD, saya tidakfhafal mas," jelasnya. (bib/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






