Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi atau Cak Eri menjadi Orang Tua Asuh Satwa (OTAS) komodo dan gajah.
“Semoga kebaikan panjenengan (anda) akan tercatat sebagai amal jariyah dan menjadi ladang pahala bagi anda semuanya,” harapnya.
Di kesempatan yang sama, mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bapekko) menegaskan, akan terus mempercantik KBS. Mulai dari beberapa waktu lalu, ia telah berkomunikasi intens dengan perguruan tinggi untuk berkolaborasi. Seperti hasil pertemuannya dengan Universitas Airlangga (Unair) beberapa waktu lalu, Eri berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH).
“Insya Allah mahasiswa datang ke sini praktik membantu memeriksa satwa secara berkala. Jika dihitung jumlah total keseluruhan ada total 212 spesies dan lebih dari dua ribu satwa,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, Eri pun mengaku juga telah berkoordinasi dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) akan membuat pertunjukkan tampilan tiap akhir pekan, yakni kesenian dari mahasiswa Seni Drama Tari Musik (Sendratasik). Dari situlah Eri yakin jika semuanya perguruan tinggi ikut bergerak membangun kota maka hasilnya akan luar biasa.
“Kita buat seindah dan senyaman mungkin karena semua perguruan tinggi siap bersama-sama gerakkan ekonomi,” bebernya.
Untuk diketahui, OTAS adalah bentuk program Sahabat Satwa di mana perorangan, lembaga, maupun perusahaan menjadi mitra dalam pemeliharaan satwa. Program OTAS tersebut, satwa akan menerima pakan dengan standar nutrisi yang terjaga, akses perawatan medis, dan kesejahteraan dengan berlandaskan kaidah konservasi. Program ini, dapat diajukan oleh Sahabat Satwa dengan periode waktu minimal 12 bulan atau lebih. (ian/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




