Kamis, 13 Mei 2021 07:20

Gara-gara Utang Piutang, Emas 3,7 Kilogram Dijarah

Sabtu, 13 Maret 2021 21:18 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Hari Purnomo
Gara-gara Utang Piutang, Emas 3,7 Kilogram Dijarah
Potongan rekaman CCTV proses pengambilan emas. (foto: ist)

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Gara-gara utang-piutang, toko emas yang berada di Pasar Genteng, Banyuwangi, dijarah oleh empat orang pelaku, Jumat (12/3/2021). Mereka berhasil menggondol 3,7 Kg perhiasan senilai Rp. 2 Miliar lebih.

Pemilik toko, Muhamad Hasan, mengaku sebelum aksi penjarahan di toko emasnya itu terjadi, ia dengan 4 orang pelaku tersebut melakukan mediasi di Polsek Genteng, karena ada masalah utang piutang.

"Memang saya mengetahui salah satu orang yang melakukan penjarahan. Saya dan Gilbert itu ada utang piutang. Maka ada mediasi dan saya bertanggung jawab. Makanya, kok kenapa ada penjarahan seperti ini," ujarnya kepada wartawan, Jumat (12/3/2021).

Pada saat mediasi, kata Hasan, 4 pelaku itu langsung berpamitan keluar dari Polsek Genteng. Namun rupanya keempat pelaku kemudian menuju toko miliknya dan melakukan penjarahan.

BACA JUGA : 

H-2 Lebaran, Kakorsabhara Polri Pantau Pos Penyekatan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

Klaster Tarawih di Banyuwangi Jadi 64 Orang, Dusun Yudomulyo Lockdown

Muncul Klaster Tarawih di Banyuwangi, Puluhan Warga Ringintelu Positif Covid-19, 6 Meninggal

Cek Protokol Kesehatan, Forkopimda Banyuwangi Blusukan ke Pusat Perbelanjaan

"Langsung melakukan penjarahan itu. Padahal mediasi sudah dijelaskan dengan baik," tambahnya.

Dalam kurun waktu tak sampai lima menit, 3,7 kg perhiasan emas diambil oleh empat pelaku tersebut. Pemilik toko mengaku mengalami kerugian lebih dari Rp 2 miliar. Pemilik dan penjaga toko juga trauma

Sementara itu, Kapolsek Genteng AKP Sudarmaji membenarkan adanya aksi penjarahan perhiasan di toko emas yang berada di jalan Gajah Mada, Genteng tersebut. Dikatakanya aksi tersebut dipicu adanya utang piutang antara pelaku dan pemilik toko.

"Karena itu kasus utang piutang, kita akan memediasi kedua belah pihak. Kita tidak melakukan penahanan," kata AKP Sudarmaji kepada BANGSAONLINE, Sabtu (13/3/2021). (ari/ns)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 12 Mei 2021 04:55 WIB
Oleh: Dahlan Iskan --- YANG saya bicarakan ini adalah listrik untuk usaha. Untuk bisnis –perdagangan dan terutama industri.Bukan listrik untuk rumah tangga.Amerika Serikat mendapatkan sumber utama listrik dari gas yang murah. Tiongkok dari ten...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...